Coretan pada Tugu Muda di Kota Semarang, Jateng. (Facebook.com-Agus Supriyatno) Coretan pada Tugu Muda di Kota Semarang, Jateng. (Facebook.com-Agus Supriyatno)
Senin, 8 Januari 2018 12:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

Vandalisme Sasar Tugu Muda Semarang Picu Kemarahan Warga

Vandalisme yang menyasar Tugu Muda di Kota Semarang berhasil memicu kemarahan warga.

Solopos.com, SEMARANG – Salah satu ikon Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), yakni Tugu Muda, tak luput dari coretan cat semprot tangan-tangan tak bertanggung jawab. Vandalisme yang menyasar simbol Kota Semarang itu pun berhasil memicu kemarahan warga.

Di grup Facebook Media Informasi Kota Semarang (MIK Semar), warganet yang kebanyakan mengaku sebagai warga Kota Semarang geram dengan para pelaku vandalisme yang menyasar Tugu Muda. Kemarahan itu mulanya diawali dengan foto yang diunggah pengguna akun Facebook Agus Supriyatno, Sabtu (6/1/2018).

Ia yang mengaku sedang melintas di sekitar Tugu Muda merasa terganggu dengan adanya coretan pada monumen yang dibuat untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur dalam Pertempuran Lima Hari di Semarang itu. “Barusan lewat Tugu Muda lur. Lihat pemandangan ulah tangan tak bertanggung jawab. Sebagai warga Semarang miris lihatnya sebagai benda bersejarah harusnya dirawat bukan malah dicoret seperti ini,” ungkapnya pada keterangan foto.

Tak pelak foto yang memuat hasil vandalisme pada simbol Kota Semarang itu memicu kemarahan warganet. Beragam umpatan dan cacian kepada pelaku vandalisme pun ramai dilontarkan pada kolom komentar. “Pelanggaran berat boss. Bantai wae,” tulis pengguna akun Facebook Edy Sasmito.

Sing nulis as^ tenan kae, vandalisme kampungan, rak ngajeni sejarah blas, kecekel piloki raine full jur diarak muter ben sak semarang do ngerti, ben kapok,” ungkap pengguna akun Facebook Ilma Maulana.

“Tugu pahlawan perjuangan dioret-coret woo bocah kakean micin orak menghargai blasss,” timpal pengguna akun Facebook Widhy Hidayat.

Sementara itu, sebagian warganet mengharapkan pihak berwajib dapat menangkap pelaku vandalisme. Menurut mereka, pelaku vandalisme itu harus dihukum seberat mungkin karena telah merusak Tugu Muda sebagai simbol Kota Semarang sekaligus monumen yang berfungsi mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur dalam Pertempuran Lima Hari di Semarang. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….