Masjid Baitul Mustaghfirin berdiri di tengah area pembangunan jalan tol Semarang-Batang di Ngaliyan, Kota Semarang, Jateng, Kamis (4/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Masjid Baitul Mustaghfirin berdiri di tengah area pembangunan jalan tol Semarang-Batang di Ngaliyan, Kota Semarang, Jateng, Kamis (4/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Senin, 8 Januari 2018 03:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra Feature Share :

FOTO TOL SEMARANG-BATANG
Masih Ada Masjid di Tengah Jalur Jalan Tol

Tol Semarang-Batang masih teradang masjid.

Sejumlah pekerja mengerjakan pembangunan jalan tol Semarang-Batang di Ngaliyan, Kota Semarang, Jateng, Kamis (4/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)

Sejumlah pekerja mengerjakan pembangunan jalan tol Semarang-Batang di Ngaliyan, Kota Semarang, Jateng, Kamis (4/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)

Pembanguan jalan tol Semarang-Batang  sepanjang 75 km kini telah mencapai 65,734%, sedangkan pengadaan tanah hingga Desember 2017 lalu masih menyisakan 1,83% alias belum sepenuhnya siap. Kantor Berita Antara yang menengok proses pembangunan jalur jalan bebas hambatan itu, Kamis (4/1/2018), mendokumentasikan Masjid Baitul Mustaghfirin yang masih berdiri di tengah area pembangunan jalan tol Semarang-Batang yang melintasi wilayah Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah. Masih berdirinya masjid tersebut karena menunggu bangunan pengganti di lahan baru.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….