Pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota Madiun dari jalur perseorangan, Harrayadin Mahardika dan Arief Rahman mengendarai sepeda motor saat mendaftarkan diri sebagai peserta pilkada di KPU Kota Madiun, Senin (8/1/2018). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota Madiun dari jalur perseorangan, Harrayadin Mahardika dan Arief Rahman mengendarai sepeda motor saat mendaftarkan diri sebagai peserta pilkada di KPU Kota Madiun, Senin (8/1/2018). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Senin, 8 Januari 2018 10:45 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

PILKADA MADIUN 2018
Naik Motor Matic, Harryadin Mahardika-Arief Rahman Mendaftar ke KPU Kota Madiun

Pilkada Madiun, pasangan calon Mahardika dan Arief mendaftar di KPU mengendarai sepeda motor.

Solopos.com, MADIUN — Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Harryadin Mahardika, menjadi pendaftar pertama calon wali kota Madiun di kantor KPU setempat, Senin (8/1/2018) pagi. Mahardika datang bersama pasangannya, calon wakil wali kota Madiun Arief Rahman.

Pasangan calon yang maju di Pilkada Kota Madiun melalui jalur perseorangan tersebut datang dengan diiringi puluhan pendukungnya. Mereka menggunakan sepeda motor untuk menuju ke kantor KPU setempat.

Mahardika dan Arief bersama istri masing-masing mengendarai sepeda motor matic menuju ke kantor KPU Kota Madiun. Sedangkan puluhan pendukung mereka mengantar, juga mengendarai sepeda motor.

Kedatangan mereka pun disambut komisioner KPU Kota Madiun. Pasangan ini secara simbolis kemudian menyerahkan berkas persyaratan pendaftaran kepada komisioner.

Mahardika menyatakan terima kasih kepada KPU karena telah objektif selama proses verifikasi berlangsung. Dia mengaku maju di Pilkada Kota Madiun 2018 melalui jalur perseorangan.

Meski melalui jalur perseorangan, dia mengaku optimistis untuk menang dalam Pilkada Kota Madiun 2018 dan merebut kursi wali kota dan kursi wakil wali kota Madiun.

“Proses pendaftaran sudah selesai. Kami mendaftar melalui jalur perseorangan dan dinyatakan diterima KPU. Kami pasangan calon yang pertama kali mendaftar di KPU,” jelas Mahardika.

Dia mengaku sengaja untuk mendaftar yang pertama kali di hari pertama pembukaan untuk menunjukkan kepada publik bahwa timnya solid dan siap bertarung. Seluruh berkas telah dibawa dan diserahkan ke komisioner.

Menurut dia, pilkada merupakan pertarungan figur sehingga dirinya tidak perlu risau terhadap lawannya yang didukung partai politik. “Kami sangat optimis,” ujar dosen PNS yang telah mengajukan pensiun dini tersebut.

Komisioner KPU Kota Madiun, Latutik Mukhlisin, mengatakan setelah melakukan pengecekan seluruh dokumen dari pasangan calon Mahardika dan Arief selama sekitar satu jam, pasangan calon jalur perseorangan ini dinyatakan memenuhi syarat dan dianggap sudah resmi mendaftar sebagai peserta Pilkada Kota Madiun 2018.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….