Ilustrasi PPP, Partai Golkar, dan Partai Demokrat. (JIBI/Semarangpos.com/Bis) Ilustrasi PPP, Partai Golkar, dan Partai Demokrat. (JIBI/Semarangpos.com/Bis)
Senin, 8 Januari 2018 04:50 WIB Semarang Share :

PILKADA 2018
Inilah Partai Pengusung Ganjar Pranowo dan Gus Yasin di Pilgub Jateng

Pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 diikuti PDIP, PPP, Partai Demokrat, dan Partai Golkar dengan mengusung pasangan Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen.

Solopos.com, JAKARTA — DPP Partai Demokrat, Minggu (7/1/2018), mengumumkan 17 pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang bakal diusung pada pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018. Terungkap pula melalui pengumuman itu partai-partai politik pengusung calon incumbent atau petahana gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan calon wakil gubernurnya, Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin.

[Baca juga PDIP Usung Ganjar dan Gus Yasin di Pilgub Jateng 2018]

Kala kali pertama kali diumumkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Minggu, tak ada nama partai lain yang dinyatakannya mengusung pasangan Ganjar Pranowo dan Gus Yasin. Nyatanya, setelah Partai Demokrat yang mengumumkannya, terungkap bahwa Ganjar-Yasin bukan hanya diusung PDIP, melainkan juga trio partai politik yang sebelumnya menyebut diri sebagai poros tengah, yakni Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrat, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ketiga partai politik poros tengah dalam pilkada atau tepatnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng itu sejatinya menjalin koalisi untuk mengusung pasangan calon sendiri sebagai alternatif pilihan bagi warga Jateng. Kala itu, sudah ada mantan Menteri Energi, Sumber Daya, dan Mineral (ESDM) Sudirman Said dan calon incumbent alias petahana Ganjar Pramono yang nyaring disebut masuk bursa calon gubernur dalam pemilu lokal tersebut.

[Baca juga Sudirman Said Harapkan Dukungan Utuh PPP]

PPP yang kepengurusannya mendua, bahkan hingga menit-menit terakhir bahkan masih nyaring mengeja nama-nama calon alternatif itu, ada mantan Panglima TNI Jenderal TNI Pur. Gatot Nurmantyo, ada pula Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol. Budi Waseso. PPP kubu Djan Faridz bahkan sempat dikabarkan mengarahkan dukungan bagi calon gubernur yang diusung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN), Sudirman Said.

Ketidakkonsistenan partai-partai politik yang tergabung dalam poros tengah Pilkada Jateng 2018 itu nyata tatkala Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan 17 pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang bakal diusung dalam pilkada serentak 2018, Minggu. Partai Demokrat, menurutnya, mengusung Ganjar Pranowo-Gus Yasin dalam Pilgub Jateng bersama PDIP, PPP, dan Partai Golkar.

[Baca juga Ini Dia Kandidat Cawagub Sudirman Said di Pilgub Jateng…]

Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin yang dipasangkan dengan calon petahana Gubernur Jateng Ganjar Pranowo adalah putra ulama kharismatik yang juga mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), K.H. Maimoen Zubair. Nama Gus Yasin, sebelumnya juga sudah disebut sebagai kandidat calon wakil gubernur pendamping Sudirman Said, bersama tiga saudaranya, Gus Wafi, Gus Kamil, dan Gus Ghofur.

Peluang Gus Wafi, Gus Kamil, dan Gus Ghofur menjadi peserta pilkada atau Pilgub Jateng 2018 sepertinya otomatis pupus dengan diusungnya Gus Yasin menjadi wakil Ganjar Pranowo oleh PDIP dan poros tengah. Ikut sertanya Partai Golkar dalam mengusung pasangan Ganjar Pranowo-Gus Yasin itu sepertinya sekaligus menghapus kans kader Golkar, Ariyanti Dewi, mendampingi Sudirman Said.

[Baca juga 3 Parpol Gagas Poros Baru demi Pilgub Jateng]

Dari delapan kandidat calon wakil gubernur pendamping Sudirman Said, kini tersisa Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono, Ketua DPW PKB Jateng K.H. Yusuf Chudlory alias Gus Yusuf, dan mantan wakil gubernur Jateng Rustriningsih. Gus Yusuf sepertinya paling berpeluang karena ambisi PKB selaku pemilik jumlah kursi terbesar kedua di DPRD Jateng itu kini memang hanya menempatkan calon wakil gubernur, siapapun calon gubernur yang menghendaki.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….