Eri Haryanto (ketiga dari kri), warga Banyuputih, Batang, Jateng yang dituduh polisi dan Antara sebagai pembobol ATM. (JIBI/Antara/Solopos/Kutnadi) Eri Haryanto (ketiga dari kri), warga Banyuputih, Batang, Jateng yang dituduh polisi Limpung dan Kantor Berita Antara sebagai pembobol ATM. (JIBI/Antara/Solopos/Kutnadi)
Senin, 8 Januari 2018 02:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

PENCURIAN BATANG
Teganya! Warga Batang Kuras Rekening Pacar

Pencurian dilakukan warga Batang terhadap pacarnya, tabungan pacarnya itu tega dikurasnya.

Solopos.com, BATANG — Polres Batang, Minggu (7/1/2018), dikabarkan Kantor Berita Antara membekuk pembobo automatic teller machine (ATM). Warga yang dituduh membobol ATM itu adalah Eri Haryanto, 25, warga Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Dipaparkan Antara kemudian, Eri Haryanto yang disebut sebagai pembobol ATM sejatinya adalah lelaki jahat yang menncuri dompet dan pesawat telepon seluler milik pacarnya, Sulastri, 20. Dari dompet pacarnya itu, Eri Haryanto mendapatkan kartu ATM dan kartu tanda penduduk.

Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga yang menjadi narasumber Antara juga tidak menyebut lelaki yang ditangkap anak buahnya sebagaimana pembobol ATM. Eri Haryanto, menurut Edi tak kesulitan mengambil dompet berisi uang, kartu ATM, serta pesawat telepon seluler karena korbannya adalah pacarnya.

“Tersangka mengambil dompet milik Sulastri di dalam kamarnya saat korban sedang keluar rumah. Setelah mengambil dompet milik pacarnya, tersangka kemudian menguras uang Rp4 juta yang berada di ATM,” katanya.

Kapolres Edi Suranta Sinulingga yang didampingi Kapolsek Limpung AKP Rahadja mengatakan bahwa korban kemudian melaporkan kasus pencurian dompet dan pesawat telepon tersebut kepada polisi. Polisi yang menerima laporan itu lantas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka saat di rumahnya, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jateng.

“Setelah mengumpulkan keterangan saksi dan korban, kami melakukan penangkapan terhadap pelaku yang kebetulan saat itu berada di radius kota [Kecamatan] Limpung,” katanya.

Akibat pencurian yang dituduhkan kepadanya itu, Eri terancam hukuman lima tahun penjara sesuai ketentuan Pasal 362 KUHP. “Saat ini, tersangka sudah kami amankan di mapolres, sementara barang bukti kami sita untuk bahan penyidikan selanjutnya,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….