Ilustrasi pernikahan dini (Hurriyetdailynews.com) (1) Ilustrasi pernikahan dini (Hurriyetdailynews.com)
Senin, 8 Januari 2018 14:00 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

Izinkan Pernikahan Dini, Pemerintah Turki Dikecam

Pemerintah Turki dikecam gara-gara mengizinkan pernikahan dini.

Solopos.com, ANKARA – Badan Urusan Agama di Turki, Diyanet, menuai kritikan setelah disebut mengizinkan pernikahan bagi anak berusia dini. Kabarnya, peraturan ini dibuat berdasarkan hukum Islam.

Dikutip dari The Independent, Sabtu (6/1/2018), Diyanet menyatakan usia minimum yang diperbolehkan menikah adalah sembilan tahun bagi perempuan dan 12 tahun untuk laki-laki. Hal ini ditulis berdasarkan pernyataan salah satu pejabat yang kemudian diunggah di situs resmi Diyanet. Sayang, unggahan ini kemudian dihapus setelah menuai kecaman dari partai oposisi dan aktivis pembela perempuan.

Salah satu anggota parlemen Turki dari Partai Rakyat Republik (CHP), Murat Bakan, mengomentari peraturan soal pernikahan dini itu melalui media sosial. Dia menyebut pernikahan dini merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak anak-anak. Senada dengan Murat Bakan, sejumlah aktivis pembela perempuan juga mengecam peraturan tersebut. Mereka menilai Diyanet tengah berusaha melegalkan pelecehan terhadap anak-anak.

Sementara itu, Ketua Komisi Tinggi Urusan Agama Turki, Ekrem Keles, menjelaskan, batas usia seseorang yang ingin menikah telah diatur dalam undang-undang. Adapun usia minimum perempuan yang ingin menikah adalah 17 tahun sedangkan laki-laki 18 tahun.

“Lupakan soal pernikahan dengan anak usia sembilan tahun. Bahkan, remaja berusia 15 tahun pun belum diizinkan dan tidak seharusnya menikah,” ungkap Ekrem Keles seperti dikutip dari Al Araby.

Sebenarnya, seorang perempuan Turki diizinkan menikah saat usianya mencapai 18 tahun. Tapi, hukum di Turki melakukan pengecualian bagi pasangan laki-laki dan perempuan berusia 16 tahun yang ingin menikah. Pasangan ini boleh melakukan pernikahan jika mendapat izin dari hakim pengadilan setempat.

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….