Umat muslim memadati Jl. Kapten Mulyadi, Pasar Kliwon, Solo, mengikuti pengajian pada peringatan Haul Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi, Kamis (19/1/2017). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos) Umat muslim memadati Jl. Kapten Mulyadi, Pasar Kliwon, Solo, mengikuti pengajian pada peringatan Haul Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi, Kamis (19/1/2017). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Senin, 8 Januari 2018 15:00 WIB Danur Lambang Pristiandaru/JIBI/Solopos Ekonomi Share :

Ini Pengaruh Haul Habib Ali terhadap Geliat Pariwisata Solo

Haul Habib Ali Solo dinilai mempunyai efek besar dalam geliat wisata.

Solopos.com, SOLO — Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Solo menilai Haul Habib Ali Ali bin Muhammad Al Habsyi mempunyai efek paling besar di antara acara-acara dalam Kalender Event Solo.

Pejabat Humas PHRI Solo, Mohamad Solih Udin Adji, mengatakan meski tanpa undangan, ribuan umat muslim dari berbagai daerah berbondong-bondong datang ke Solo untuk mengikuti Haul Habib Ali. Terlepas dari latar belakang ekonomi para peziarah tersebut, haul berpotensi besar untuk mempromosikan pariwisata Solo di samping sebagai agenda spiritual.

“Tinggal bagaimana pemerintah mengelolanya tanpa mengintervensi ritualnya. Kondiri tersebut bisa dipahami bahwa mereka butuh pelayanan. Ketika mereka mendapatkan pelayanan yang baik, maka potensi tersebut bisa saja berkembang,” kata dia, Minggu (7/1/2018).

Adji menambahkan salah satu indikator dahsyatnya Haul Habib Ali terhadap perekonomian Solo adalah tingginya okupansi hotel di Solo. Bahkan, okupansi hotel berbintang dan melati di kawasan Pasar Kliwon mencapai 100%.

Adji menambahkan realitas di lapangan, warga Pasar Kliwon juga mendapatkan durian runtuh. Warga menyewakan rumah mereka dengan harga bervariasi kepada para peziarah dari berbagai daerah saat haul. Belum lagi para pedagang kaki lima (PKL) yang menjamu menjajakan dagangan mereka di Jl. Kapten Mulyadi Solo.

Berkaitan dengan warga yang menyewakan rumahnya sebagai penginapan sementara, PHRI Solo tidak mempermasalahkannya. Pasalnya, hal tersebut merupakan sesuatu yang temporer.

“Hak tersebut terjadi semata-mata karena hukum pasar. Kalau di suatu lokasi tidak mencukupi kebutuhan yang diinginkan pasar, maka akan muncul ide-ide baru. Salah satunya adalah pemanfaatan rumah sebagai penginapan,” tambah dia.

Public Relations Aziza Hotel Solo, Tika Wulan Safitriyani, mengatakan 93 kamar di hotel tersebut sudah sepenuhnya terisi oleh tamu haul. Mayoritas tamu check in di hotel tersebut pada Minggu (7/1/2018) dan check out pada Selasa (9/1/2018). Para tamu yang menginap di Aziza Hotel Solo berasal dari berasal dari Malaysia, Australia, Arab Saudi, Lampung, Kalimantan, dan Jakarta.

“Kurang dua hari pelaksanaan haul, hotel kami sudah penuh. Para tamu yang memesan kamar secara last minute memesan kamar dengan cara walk in,” kata dia.

Pejabat Humas Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK), Kusbani, mengatakan Haul Habib Ali turut mendongkrak kunjungan dan penjualan di Pasar Klewer sekitar 20%-30%. Kondisi tersebut biasanya berlangsung selama rentetan acara Haul Habib Ali berlangsung.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….