Ge Pamungkas (Instagram @gepamungkas) Ge Pamungkas (Instagram @gepamungkas)
Senin, 8 Januari 2018 16:10 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Issue Share :

Ge Pamungkas Jelaskan Soal Lawakan yang Dituding Hina Islam

Ge Pamungkas menjelaskan soal lawakannya yang dituding menghina Islam.

Solopos.com, SOLO – Stand up comedian Ge Pamungkas akhirnya angkat bicara soal lawakannya yang dituding menghina Islam saat tampil mempromosikan film Susah Sinyal beberapa waktu lalu. Dia menegaskan jika dirinya tidak bermaksud melecehkan agama manapun. Dia hanya mengutarakan keresahannya soal sifat manusia dalam menilai agama.

“Saya mau jelaskan bahawa konteks dari omongan saya tentunya tidak menghina Allah, melainkan sifat manusia yang masih double standard dalam melihat agama atau ras orang yang dianutnya. Menghina agama, ras, dan adat istiadat bukanlah gaya saya dalam menghibur penonton. Jadi, saya sangat amat sadar bahwa saya tidak mungkin menghina atau menyentuh ranah itu. Terlebih lagi menghina Allah,” tegas Ge Pamungkas melalui akun Instagram @gepamungkas yang viral di media sosial seperti diunggah @lambe_pagi, Minggu (7/1/2018).

Lebih lanjut, pria berusia 28 tahun itu meminta maaf jika caranya menyampaikan lawakan itu menimbulkan kesalahpahaman. Dia juga berkenan jika ada pihak yang mengajaknya berdiskusi soal lawakannya saat mempromosikan film komedi terbaru garapan sahabatnya, Ernest Prakarsa. Baca juga: Ini Pernyataan Komika Ge Pamungkas yang Dituding Lecehkan Islam

“Mungkin ada beberapa bagian dari awal acara yang tidak terlihat atau terpotong sehingga dapat menimbulkan salah tafsir. Atau mungkin juga cara komunikasi saya yang salah dan syukur alhamdulillah saya masih ditegur oleh Allah. Saya bersedia kok untuk bertemu, tabayyun, supaya penjelasannya lebih dapat dimengerti. Sudah tugas seorang muslim dan muslimah untuk saling mengingatkan. Saya, dari lubuk hati yang paling dalam ingin berterima kasih sudah diingatkan,” imbuh dia.

Penjelasan Ge Pamungkas soal lawakan yang dituding hina Islam (Instagram @lambe_pagi)

Penjelasan Ge Pamungkas soal lawakan yang dituding hina Islam (Instagram @lambe_pagi)

Sayangnya, permintaan maaf yang disampaikan bintang film Posesif itu tidak diterima begitu saja oleh sejumlah netizen. Mereka agaknya masih merasa kesal dengan lawakan Ge Pamungkas itu. Selanjutnya, mereka meminta Ge untuk lebih berhati-hati dalam berbicara.

“Haelah ketebak banget sih. Ujung-ujungnya minta maaf. Padahal dari atas ke bawah cuma pemberlaan diri doang. Mikir dulu makanya, nyari duit gitu-gitu amat sih lo,” kritik @banyu_aksara. Baca juga: Tayang Desember 2017, Ini Cuplikan Film Susah Sinyal Karya Ernest Prakarsa

“Kalo gue baca dari bawah ke atas, enggak ada tuh permintaan maafnya. Itu cuma pembelaan diri dia doang yang enggak mau disalahkan. Kalau benar-benar menyesal ya mengakui dengan gentle dong. Harusnya meminta maaf ke warga muslim atas kekonyolan lo itu yang membawa agama sebagai bahan lawakan. Bukannya malah membela diri,” sambung @ratu_niyura.

Kendati demikian, beberapa netizen lainnya menerima permintaan maaf Ge Pamungkas. Mereka paham lawakan Ge Pamungkas saat itu sama sekali tidak bermaksud menghina agama manapun. “Gue tahu maksud stand up-nya. Jadi, kalau banjir saat gubernur Ahok pasti yang disalahkan Ahok. Tapi, banjir pas gubernur Anis katanya ini ujian dari Allah karena Allah mencintai hamba-Nya, makanya diberi ujian. Ini yang gue tangkep. Jadi dia emang ga suka sama manusia yang berpikir kayak begitu. Hanya saja penyampaiannya salah,” tulis @_dillana.

“Saya juga nangkepnya gitu. Untuk masalah banjir dia nyentilin orang-orang yang dulu ngehina nyalahin Ahok. Sekarang pas Jakarta banjir omongannya beda lagi. Bener juga sih emang, tapi mungkin enggak usah bawa-bawa agama,” imbuh @ernie_bhuleudh.

 

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….