Didik Subianto, 40, sukarelawan Paguyuban Dharma Putra Mahesa, menata perlengkapan mobil sosial untuk mengangkut jenazah dari Dukuh Kalikebo, Desa Kalikebo, Kecamatan Trucuk, Klaten, Selasa (8/7/2017). (Cahyadi Kurniawan/JIBI/Solopos) Didik Subianto, 40, sukarelawan Paguyuban Dharma Putra Mahesa, menata perlengkapan mobil sosial untuk mengangkut jenazah dari Dukuh Kalikebo, Desa Kalikebo, Kecamatan Trucuk, Klaten, Selasa (8/7/2017). (Cahyadi Kurniawan/JIBI/Solopos)
Senin, 8 Januari 2018 08:59 WIB Cahyadi Kurniawan/JIBI/Solopos Klaten Share :

Desa Kalikebo Klaten Punya Mobil Sosial Bisa Dipakai Gratis

Desa Kalikebo Klaten memiliki mobil khusus yang bisa digunakan untuk kegiatan sosial.

Solopos.com, KLATEN—Desa Kalikebo, Kecamatan Trucuk, Klaten, kini memiliki sebuah mobil sosial berbentuk ambulans. Mobil kepunyaan Paguyuban Dharma Putra Mahesa Kalikebo yang difungsikan untuk sosial ini resmi diluncurkan di Lapangan Kalikebo, Minggu (7/1/2018).

Momen ini berbarengan dengan kegiatan sepeda santai dan donor darah yang digelar oleh Karang Taruna Suka Maju Desa Kalikebo.

Ketua Karang Taruna Suka Maju, Nardi Purwanto, mengatakan pihaknya dan paguyuban menggelar aksi kepedulian sosial dengan meluncurkan mobil sosial berbentuk ambulans.

Mobil itu bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mempermudah untuk mengantar orang sakit, melayat, mengantar jenazah, dan lain-lain.

“Masyarakat tidak dipungut sewa untuk mobil itu. Semua biaya operasional ditanggung oleh paguyuban. Tujuan kami jelas untuk meringankan beban masyarakat dan meningkatkan kesejahteran mereka,” tuturnya, kepada Solopos.com.

Menurutnya, mobil ini memang sudah beroperasi sejak Agustus 2017 lalu. Kendaraan ini pun sudah dimanfaatkan oleh warga Desa Kalikebo dan sekitarnya. Namun demikian, ambulans berwarna hitam ini baru launching berbarengan dengan berkumpulnya komunitas pesepeda pada kegiatan sepeda santai.

“Kami berharap ada kolaborasi lanjutan antara karang taruna, paguyuban, dan pemerintah desa soal program-program kesejahteraan masyarakat yang selama ini tidak dikaver pemerintah,” jelasnya.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….