Sejumlah polisi anggota Polres Pati melakukan olah tempat kejadian perkara meninggalnya ibu dan anak di tempat parkir Hotel Safin, Jl. Pangeran Diponegoro, Pati, Senin (8/1/2018). (JIBI/Solopos/AntaraAkhmad Nazaruddin Lathif) Sejumlah polisi anggota Polres Pati melakukan olah tempat kejadian perkara meninggalnya ibu dan anak di tempat parkir Hotel Safin, Jl. Pangeran Diponegoro, Pati, Senin (8/1/2018). (JIBI/Solopos/AntaraAkhmad Nazaruddin Lathif)
Senin, 8 Januari 2018 21:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

BUNUH DIRI PATI
Gendong Bayi, Ibu-Ibu Jatuhkan Diri dari Hotel

Bunuh diri dilakukan seorang ibu-ibu yang tengah menggendong bayi di Hotel Safin, Pati, Jateng.

Solopos.com, PATI — Bunuh diri dengan modus operandi menjatuhkan diri dari ketinggian bangunan hotel kembali terjadi. Ibu-ibu dengan menggendong bayi yang masih berusia enam bulan ditemukan tewas setelah jatuh dari lantai ke-10 Hotel Safin di Jl. Pangeran Diponegoro, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (8/1/2018).

Keduanya ditemukan meninggal dunia dengan kondisi luka parah di halaman parkir Hotel Safin. Menurut Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan peristiwa meninggalnya ibu dan anak di Hotel Safin Pati yang terjatuh dari salah satu lantai hotel itu diperkirakan terjadi pada pukul 06.00 WIB.

[Baca juga Ini Dasar Polisi Simpulkan Mahasiswi Undip Sengaja Jatuhkan Diri dari Hotel]

Penyebab meninggalnya kedua korban tersebut, lanjut dia, masih dalam penyelidikan petugas. “Dugaan sementara, meninggalnya karena ada unsur kesengajaan atau sengaja bunuh diri,” ujar Kapolres Maulana Hamdan yang ditemui wartawan di sela-sela pengamanan demo nelayan Pati.

Ia mengaku mendapatkan informasi tentang terjadinya peristiwa bunuh diri di Pati itu dari anggota. Diketahui bahwa korban bukan penyewa kamar hotel, melainkan warga biasa yang diduga sengaja melakukan aksi untuk naik ke lantai tertentu dari lobi hotel.

Atas peristiwa bunuh diri tersebut, dia mengimbau pengelola hotel di Pati meningkatkan pengamanan internal sehingga lebih cermat, selektif dan proaktif. “Jika melihat gelagat dalam keadaan galau dan bukan tamu hotel yang sedang menginap, sebaiknya segera dilakukan tindakan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, seorang perempuan yang berinisial ST, 30, bersama anak laki-laki yang baru berumur enam bulan masuk ke Hotel Safin sekitar pukul 06.00 WIB. Petugas pengamanan hotel sempat menegur korban, namun beralasan dari jalan-jalan pagi.

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara, selanjutnya jenazah kedua korban dibawa ke RSUD Suwondo Pati untuk dilakukan visun. Kedua korban saat ini telah dibawa ke rumah duka di Desa Sidoharjo, Kecamatan Pati Kota.

Sementara itu, General Manajer Hotel Safin Pati, Agus Sunarto, mengungkapkan, bahwa dua korban yang meninggal dunia bukanlah tamu hotel. Korban tersebut, lanjut dia, berdasarkan rekaman kamera closed circuit television (CCTV) masuk ke hotel sekitar pukul 06.00 WIB, kemudian naik ke lantai ke-10.

Lantai ke-10 Hotel Safin, menurutnya memang bisa diakses masyarakat umum karena memang dianggap fasilitas umum. “Kami juga sudah mengecek di buku tamu, memang tidak ada nama korban,” ujarnya.

Untuk kepentingan penyelidikan oleh kepolisian, katanya, rekaman kamera pengintai hotel yang merekam insiden diduga bunuh diri warga Pati telah diberikan kepada polisi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….