Ruhban Ruzziyatno. Kepala BBWS Pemali-Juana, Ruhban Ruzziyatno (tengah), saat dijumpai wartawan terkait proyek normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) di Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Semarang, Jumat (5/1/2018). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
Senin, 8 Januari 2018 07:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

BANJIR SEMARANG
Normalisasi BKT Dikerjakan, 40.000 PKL dan 20 KK Segera Direlokasi

Banjir di Semarang coba diantisipasi pemerintah dengan melakukan normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT).

Solopos.com, SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan merelokasi sekitar 40.000 pedagang kaki lima (PKL) dan 20 kepala keluarga (KK) yang selama ini menghuni kawasan bantaran Sungai Banjir Kanal Timur.

Pemindahan itu dilakukan Pemkot Semarang menyusul dikerjakannya proyek normalisasi Sungai BKT yang dimulai Jumat (5/1/2017).

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana, Ruhban Ruzziyatno, menyebutkan relokasi bagi PKL dan warga yang selama ini menghuni bantaran Sungai BKT memang perlu dilakukan. Hal itu dilakukan guna memperlancar proses pengerjaan normalisasi BKT yang menghabiskan dana hingga Rp485 juta.

“Kami optimistis bisa mengerjakan proyek ini tepat waktu. Kami sudah mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun Pemkot Semarang untuk menertibkan PKL dan warga bantaran sungai,” ujar Ruhban saat dijumpai wartawan di sela acara groundbreaking Sungai BKT di Kampung Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jumat (5/1/2017).

Ruhban menambahkan sesuai informasi yang diperoleh dari Pemkot Semarang, para PKL yang terdampak proyek normalisasi Sungai BKT akan dipindah secara bertahap ke Pasar Klithikan Pengaron. Sementara, warga yang tergusur proyek tersebut akan dipindah ke Rusunawa Kaligawe.

“Semoga dengan normalisasi ini bisa mengurangi risiko banjir di Kota Semarang, seperti yang diterjadi di Sungai Kanal Banjir Barat,” tutur Ruhban.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….