Iring-iringan jeep dalam Prosesi Sedekah Bumi yang digelar pertama kali oleh Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi di Bunker Kaliadem Kepuharjo Cangkringan, Kamis (26/10/2017). (Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja) Iring-iringan jeep dalam Prosesi Sedekah Bumi yang digelar pertama kali oleh Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi di Bunker Kaliadem Kepuharjo Cangkringan, Kamis (26/10/2017). (Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 8 Januari 2018 19:20 WIB Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Ada Insiden Kecelakaan, Jeep Wisata Lavatour Merapi tetap Beroperasi

Aktivitas jeep Wisata Lavatour Merapi tetap berjalan

Solopos.com, SLEMAN- Meski terjadi insiden kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa, aktivitas jeep Wisata Lavatour Merapi tetap berjalan. Tidak ada penghentian operasional lebih dari 600 unit jeep di kawasan tersebut.

Baca juga : Insiden Laka Jeep Wisata Lavatour Merapi, Sopir Ditetapkan Tersangka

Ketua Paguyuban Jeep Wilayah Timur Bambang Babe Sugeng mengatakan, tidak ada penghentian aktivitas jeep Wisata Lavatour pascainsiden kecelakaan pada Minggu (7/1/2018). Aktivitas jeep lainnya berlangsung seperti biasa.

Hal itu, kata Babe, bukan berarti komunitas jeep tidak peduli dengan insiden tersebut.

“Tidak ada penghentian. Tapi kami tetap peduli dan prihatin dengan insiden kecelakaan ini. Saya, bersama perwakilan asosiasi lainnya beserta Dinas Pariwisata Sleman dalam perjalanan melayat ke Pati,” ujar Babe kepada Solopos.com, Senin (8/1/2018).

Ditegaskan Babe, semua komunitas jeep wisata Lavatour Merapi ikut belasungkawa kepada keluarga korban. Dia bahkan meminta seluruh komunitas untuk menyisihkan pendapatannya. Namun dia enggan menyebut dana tali asih yang diberikan asosiasi kepada korban. “Ini hanya untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” katanya.

Sebelumnya, sebuah mobil jeep yang ditumpangi wisatawan mengalami kecelakaan di Jalan Kaliurang KM 20, Dusun Pantiasih, Pakembinangun, Pakem, Minggu (7/1/2018) siang. Saat kejadian, Jeep Willys itu mengangkut enam orang wisatawan dari arah obyek wisata Kaliurang.

Sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit lantaran luka-luka yang dialami, korban kecelakaan Jeep Lavatour Merapi Fatunhikmah, 50, Warga Gabus Pati, akhirnya meninggal dunia. Korban menghembuskan nafas pada Senin (8/1/2018) sekitar pukul 02.00 WIB.

Sopir jeep tersebut, Wisnu Joko Santoso, 18, sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Sleman.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….