Michelle Ziudith dan Dimas Anggara di film London Love Story 3 (Youtube) Michelle Ziudith dan Dimas Anggara di film London Love Story 3. (Istimewa/Youtube)
Minggu, 7 Januari 2018 07:30 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/ Solopos.com Layar Share :

Siap-Siap Film London Love Story 3 Tayang Februari 2018

Film London Love Story 3 siap tayang Februari 2018.

Solopos.com, SOLO – Kisah cinta Dave dan Caramel yang romantis berlanjut di sekuel terbaru film London Love Story. Film yang dibintangi Michelle Ziudith dan Dimas Anggara ini memang cukup diminati remaja Indonesia.

Buktinya, rumah produksi Screenplay Pictures melanjutkan perjalanan cinta Dave [diperankan Dimas Anggara] dan Caramel (Michelle Ziudith) dalam film  terbaru London Love Story 3. Film drama romantis ini rencananya dirilis pada 1 Februari 2018 mendatang.

Sebelum premier, tim produksi memberi bocoran kepada masyarakat lewat video trailer yang diunggah di Youtube, Jumat (5/1/2018). Video berdurasi dua menit itu diawali dengan adegan saat Caramel diwisuda. Kebahagiaannya makin bertambah kala sang kekasih, Dave melamarnya setelah dua tahun berpacaran.

Setelah menyelesaikan kuliah di London, Inggris, Dave dan Caramel memutuskan kembali ke Indonesia untuk menikah. Tapi, sebelum menikah mereka memilih berlibur ke Bali terlebih dahulu. Mereka ingin bernostalgia mengingat pertemuan pertama di Pulau Dewata.

Sayangnya, liburan Dave dan Caramel tidak berjalan mulus lantaran mengalami kecelakaan tragis. Mobil yang ditumpangi keduanya bertabrakan dengan truk besar hingga jatuh ke jurang. Beruntung, keduanya selamat, namun Caramel mengalami kelumpuhan.

Kondisi fisik yang cacat itu membuat Caramel sedih. Saking sedihnya, dia mengembalikan cincin tunangan yang diberikan oleh Dave. Dia tidak mau mengecewakan Dave dengan kondisinya yang cacat. Padahal, Dave telah memberikan banyak kenangan manis kepadanya selama berpacaran.

Sayangnya, video trailer ini kurang mendapat respons positif dari warganet. Mereka tampak kecewa melihat alur cerita yang dianggap terlalu sederhana. “Bagaimana mungkin kaca mobil pecah enggak kena ke wajah? Jatuh ke jurang cuma lumpuh? Tolong editing-nya lain kali jangan terlalu mendramatisir. Cukup ketabrak tiang listrik aja udah percaya kok,” komentar Cahyadi Wijaya.

Bosen kali ah, sekuel terus. Ending-nya pasti mati, sedih. Ketebak banget kayak sinetron. Pemainnya juga gitu-gitu aja perannya,” kritik Hilwa Rahila.

“Ketabrak dan mobil masuk jurang, lukanya cuma sedikit di kepala dan satunya lumpuh. Ya kali ah,” imbuh Nadiar Limba.

“Oke, setelah lihat trailer ini dapat disimpulkan saya akan menyimpan uang untuk menonton film Indonesia yang lain,” timpal Dita Novia.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….