Karyawan, staf pengajar, dan mahasiswa STIM YKPN Jogja saat Fun Gathering yang digelar di lobi Kampus STIM YKPN Jogja, Minggu (7/1/2018). (IST/Dok STIM YKPN) Karyawan, staf pengajar, dan mahasiswa STIM YKPN Jogja saat Fun Gathering yang digelar di lobi Kampus STIM YKPN Jogja, Minggu (7/1/2018). (IST/Dok STIM YKPN)
Minggu, 7 Januari 2018 23:20 WIB Arief Juianto/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Peringati Dies Natalis, STIM YKPN Gelar Fun Gathering

Rangkaian acara peringatan Dies Natalis itu sejatinya dimulai sejak awal Januari

Solopos.com, SLEMAN-Fun Gathering yang digelar Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) YKPN Jogja menggenapi rangkaian peringatan Dies Natalis ke-42 kampus tersebut. Acara yang digelar di kompleks kampus yang berada di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik itu diikuti seluruh civitas academica, mulai dari karyawan, staf pengajar, hingga mahasiswa.

Ketua Panitia Suparmono menjelaskan, rangkaian acara peringatan Dies Natalis itu sejatinya dimulai sejak awal Januari 2018 yang ditandai dengan dihelatnya Seminar Internal bertajuk STIM YKPN Menyongsong Ekonomi Global. Barulah pada 3 Januari, panitia melakukan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas 42 tahun usia sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Keluarga Pahlawan Negara itu.

Acara pemotongan tumpeng itu, kata dia juga sekaligus momentum bertemunya semua stakeholder yang selama ini menjadi kunci sukses berkembangnya STIM YKPN, mulai dari pengurus yayasan, relasi perbankan, dan para donatur pemberi beasiswa. Itulah sebabnya, tak hanya sebagai ajang pengungkapan rasa syukur, pemotongan tumpeng itu juga menjadi momentum yang tepat bagi para stakeholder untuk saling berbagi informasi dan pengetahuan.

“Kalau hari lahir STIM YKPN sendiri jatuh pada 1 Januari,” kata Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan STIM YKPN tersebut saat ditemui di lokasi acara, Minggu (7/1/2018).

Tak hanya itu, tahun ini pihak kampus juga memberikan penghargaan kepada sejumlah karyawan, staf pengajar, dan mahasiswa. Karyawan yang mendapatkan penghargaan merupakan karyawan yang memiliki masa bakti 25 tahun dan 30 tahun.

Sementara, untuk staf pengajar, tahun ini penghargaan diberikan kepada tiga orang dosen yang berhasil menerbitkan karya penelitian dan publikasi tingkat internasional. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada beberapa mahasiswa yang berprestasi di beberapa event tingkat nasional. “Mahasiswa kami ada yang berprestasi di beberapa event nasional, seperti lomba wirausaha Bank Mandiri, dan lomba kreativitas mahasiswa,” kata Suparmono.

Dia menjelaskan, perhatian kampus terhadap masa depan mahasiswa juga terus ditingkatkan. Di antaranya adalah pada 2017, STIM YKPN diakuinya telah mengirimkan tiga mahasiswa untuk mengikuti magang di Six Capital Singapura. “Kalau dengan perusahaan pasar uang itu [Six Capital] kami sudah menjalin kerja sama secara rutin,” ucapnya.

Dewi, salah satu mahasiswa STIM YKPN membenarkan, kampus tempatnya kuliah selama ini memberikan perhatian lebih pada masa depan melalui berbagai kegiatan magang dan penempatan kerja. Sebagian besar alumni, diakuinya pun banyak yang sudah bekerja di sejumlah bank ternama. “Salah satunya adalah BTN [Bank Tabungan Negara],” katanya.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….