Isi tas suvenir Golden Globe 2018 (@SarahJeanPhotography) Isi tas suvenir Golden Globe 2018 (@SarahJeanPhotography)
Minggu, 7 Januari 2018 18:10 WIB Issue Share :

Mengintip Suvenir di Golden Globe 2018

Tamu di Golden Globe 2018 akan diberikan tas berisi suvenir.

Solopos.com, SOLO – Penghargaan Golden Globe 2018 dihadiri sejumlah selebritas papan atas. Kendati tak semua membawa trofi kemenangan, tamu akan mendapatkan tas berisi pernik-pernik mahal mulai dari tas rancangan desainer hingga produk kecantikan kelas atas.

Tas hadiah mewah, satu jenis untuk pria dan satu untuk perempuan, telah menjadi salah satu hal penting dalam acara penghargaan, dan Golden Globe menyediakan beberapa barang yang harganya terjangkau.

Seperti dikabarkan Antara dari Time, Minggu (7/1/2018), tas suvernir Golden Globe 2018 antara lain berisi produk kecantikan yang bahkan bisa dibeli oleh masyarakat awam untuk memanjakan diri, seperti maskara L’oreal seharga US$10 [Rp134.000].

Barang termahal dalam bingkisan itu adalah tas. Untuk perempuan, ada tas kulit Kate Spade seharga US$328 [Rp4,3 juta], sementara tamu pria akan mendapatkan koper Away Travel yang harganya US$225 [Rp3 juta].

Tas suvenir untuk perempuan berisi produk kecantikan seperti maskara, lipstik, produk perawatan wajah sampai produk perawatan rambut dari berbagai merek. Harga setiap produk itu berkisar antara US$10 sampai US$105 [Rp1,4 juta].

Sedangkan hadiah untuk tamu laki-laki terdiri atas produk perawatan kulit, shampo, kondisioner, deodoran, kaos kaki, botol minum hingga adaptor travel. Harga masing-masing produk itu berkisar antara US$5 [Rp67.000] sampai US$55 [Rp738.000].

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…