Ilustrasi bawang merah (Juli Nugroho/JIBI/Bisnis) Ilustrasi bawang merah (Juli Nugroho/JIBI/Bisnis)
Minggu, 7 Januari 2018 04:50 WIB Alif Nazzala Rizqi/JIBI/Bisnis Semarang Share :

Harga Bawang Merah Anjlok, Ini yang Dilakukan Pemprov Jateng...

Harga komoditas bawang merah di Jawa Tengah (Jateng) terus mengalami penurunan.

Solopos.com, SEMARANG – Harga komoditas bawang merah di sejumlah wilayah di Jawa Tengah (Jateng) terus mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi itu pun membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng waswas dan menyiapkan sederet strategi untuk mengatasinya.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Jateng, Arif Sambodo, menyebutkan anjloknya harga bawang merah itu disebabkan sejumlah faktor. Salah satunya adalah banyaknya stok bawang merah menyusul panen raya di sejumlah daerah, seperti Brebes, Temanggung, Demak, Boyolali, Tegal, dan Grobogan.

Selain panen raya, anjloknya harga bawang merah juga disebabkan kualitas yang menurun menyusul tingginya curah hujan di Jateng. “Kami dari Pemprov Jateng melakukan berbagai upaya, salah satunya bekerja sama dengan Bulog untuk menyerap bawang merah dengan harga Rp14.000 per kilogram, sesuai ketentuan dari Kementrian Pertanian,” ujar Arif di Kota Semarang, Jateng, Kamis (4/1/2017).

Selain itu, Pemprov Jateng juga akan melakukan kerja sama dengan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dalam melakukan penyerapan terhadap bawang merah produksi petani. Bank Indonesia juga akan membantu menyerap hasil panen petani bawang merah untuk dijual ke PD Pasar Jaya DKI Jakarta. Selain itu para aparatur sipil negara (ASN) di Jateng juga diminta untuk membeli 13 ton bawang merah hasil produksi pertanian di Jateng seharga Rp18.000/kg.

“Serapan bawang merah cukup banyak untuk menanggulangi anjloknya harga, seperti bulog akan menyerap sekitar 65 ton, sedangkan BI sekitar 4 ton,” tutur Arif.

Sementara itu, kendati harga bawang merah di sejumlah daerah mengalami penurunan, hal kontras justru terjadi di Kota Semarang. Harga bawang merah di Pasar Peterongan Semarang justru mengalami kenaikan sekitar Rp5.000/kg. “Harga bawang merah terus naik sejak pekan lalu. Kalau dulu harganya Rp15.000/kg sekarang Rp20.000/kg,” ujar pedagang Pasar Peterongan, Hana, saat dijumpai Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Kamis.

Senada juga disampaikan pedagang di Pasar Gayamsari, Sukarni. Sukarni mengaku harga bawang merah mengalami kenaikan pascalibur Tahun Baru. “Bawang merah berada di angka Rp19.000/kg, sebelumnya Rp14.000/kg. Menurut saya karena stok di distributor yang menipis,” ujar Sukarni.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….