JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Suasana trotoar dan jalan Malioboro terlihat lengang di hari pertama memasuki bulan Ramadan 1437H, Senin (06/06/2016). Pemandangan ini saat deretan warung tenda yang menjadi sentra kuliner pada siang hari ini tutup sementara. Tutupnya warung tenda juga menjadi bagian dari rasa toleransi kepada umat muslim yang sedang menunaikan ibadah puasa ramadan.
Sabtu, 6 Januari 2018 07:40 WIB I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Proyek Mempercantik Malioboro Terus Berlanjut

Fasad bangunan Malioboro akan ditata 2019.

Solopos.com, JOGJA–Pemda DIY belum merasa puas dengan berbagai upaya mempercantik Malioboro. Proyek terbaru yang akan dilakukan adalah penataan fasad alias muka bangunan. Tujuannya adalah untuk menonjolkan ciri khas Malioboro. Pengerjaan akan dilakukan 2019.

Kepala Dinas Kebudayaan DIY Umar Priyono menyebut inventarisasi bangunan sudah selesai dibuat. Ia menyatakan, bentuk fasad khas Malioboro terbagi jadi tiga, yakni bergaya indische, Jawa dan perpaduan Pecinan serta Jawa.

“Dari dulu kayak gitu. Kayak di Ketandan itu. Nanti bentuk bangunannya akan kami kembalikan. Maping sudah ketemu,” ucap Umar kepada wartawan di Kompleks Kepatihan, Jumat (5/1/2018).

Ia mengungkapkan perencanaan akan dibuat tahun ini, dan pada 2019 pengerjaan fisik sudah mulai dilakukan. Umar berharap langkah Pemda DIY bisa menjadi stimulus bagi para pemilik bangunan di Malioboro, agar melakukan hal serupa.

Umar menyatakan, langkah pengembalian fasad ditujukan supaya ciri khas Malioboro bisa semakin menonjol. “Bukan hanya nampak, tapi juga menonjol,” tambahnya.

Lebih jauh dirinya menerangkan,  nantinya papan nama toko yang ukurannya besar-besar akan diatur kembali keberadaannya, supaya tak menghalangi fasad.

Selain itu, Malioboro juga akan dibebaskan dari papan-papan reklame. “Nah kira kira nanti bebas reklame. Sekarang juga iklannya sudah mulai dibalik,” tutupnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP ESDM) DIY M. Mansur menyatakan, revitalisasi sisi barat Malioboro akan mulai dilaksanakan tahun ini.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….