Sisa-sisa pembakaran di Pasar Cliki, Kulur, Temon, Kulonprogo Jumat (5/1/2018). (Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja) Sisa-sisa pembakaran di Pasar Cliki, Kulur, Temon, Kulonprogo Jumat (5/1/2018). (Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja)
Sabtu, 6 Januari 2018 12:37 WIB Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

KEBAKARAN KULONPROGO
Aneh, Dagangan Berupa Sayur Mayur di Pasar Cikli Terbakar Dini Hari!

Aksi pembakaran kembali terjadi di Pasar Cikli, Kulur, Temon, Kulonprogo, Jumat (5/1/2018)

Solopos.com, KULONPROGO– Aksi pembakaran kembali terjadi di Pasar Cikli, Kulur, Temon, Kulonprogo, Jumat (5/1/2018). Setelah sebelumnya puluhan al Quran dibakar, kini kebakaran melahap barang dagangan milik Watini, 60, sekitar pukul 01.30 WIB.

Baca juga : Puluhan Al Quran Ditemukan Terbakar di Kamar Mandi Masjid

Diduga, pembakaran dilakukan secara sengaja. Menurut Watini, barang dagangan yang berupa sayur dan buah sangatlah susah untuk dibakar. Terlebih ia menjual dagangannya di tepi jalan yang tidak mungkin jika disebabkan konsleting.

“Saya kan kalau pagi dan siang di dalam pasar buat memilah barang dagangan, baru pada sore hari saya ke depan berjualan, jadi tidak mungkin kalau akibat konsleting, kan di pinggir jalan,” kata Watini, Sabtu (6/1/2018).

Watini menengarai, barang dagangannya pasti dikabar dengan sengaja olek oknum yang tidak bertanggungjawab. Hanya saja, ia tidak mengetahui siapa dan bagaimana cara pelaku yang membakar barang dagangannya.

“Kan kalau pagi memang sepi. kata orang pertama yang mengetahui, dirinya sudah melihat kobaran api, hanya dirinya tidak tahu menahu siapa dan bagaimana kok bisa terbakar,” kata Wati menggunakan bahasa Jawa.

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….