Pengunjung memadati Taman Pelangi Jurug menjelang malam pergantian tahun di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Solo, Minggu (31/12/2017) malam. (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Jumat, 5 Januari 2018 23:35 WIB Indah Septiyaning W./JIBI/Solopos Solo Share :

WISATA SOLO
Lagi, Wahana Permainan Baru bakal Ramaikan TSTJ

Investor lokal berminat membuka wahana permainan baru di TSTJ Solo.

Solopos.com, SOLO — Setelah Taman Pelangi, Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) akan diramaikan dengan wahana permainan baru lagi. PT Warna Buana selaku calon investor kini tengah melirik sisa lahan komersial seluas 2 hektare (ha) di kebun binatang tersebut.

Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) TSTJ Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso mengatakan calon investor tersebut baru dalam tahap penjajakan. Pemaparan konsep dan teknis perjanjian kerja sama masih perlu dibahas lebih lanjut.

“Kami sudah bertemu dengan calon investor yang berasal dari Kota Solo ini. Mereka [PT Warna Buana] niat berinvestasi di TSTJ,” kata Bimo ketika dijumpai wartawan di Balai Kota, Jumat (5/1/2018). (Baca: Taman Pelangi Jurug Dibuka, Ini Harga Tiketnya)

PT Warna Buana ini melirik sisa lahan komersial seluas 2 ha yang berada tidak jauh dari Taman Pelangi. Tentunya, konsep yang ditawarkan berbeda dengan Taman Pelangi yang kini berupa taman lampion, beberapa wahana permainan anak, serta air mancur menari.

Calon investor tersebut akan menawarkan wahana permainan untuk melengkapi taman hiburan di TSTJ. Namun demikian, Bimo tidak memerinci lebih jauh wahana permainan yang akan ditawarkan tersebut. Saat ditanya apakah wahana itu berupa waterboom, Bimo menepisnya.

“Bukan waterboom lah. Tidak memungkinkan. Nanti tunggu saja, kalau sudah paparan konsep akan saya kasih tahu sama teman-teman [wartawan],” kata Bimo.

Bimo mengaku terjadi peningkatan jumlah pengunjung yang cukup singifikan di TSTJ sejak beroperasinya Taman Pelangi. Kondisi ini berdampak pada target pengunjung TSTJ selama 2017 yang mencapai 417.686 atau melampaui dari target 400.000 orang. (Baca: Bikin Penasaran, Taman Pelangi Dikunjungi 53.626 Orang)

Tak tanggung-tanggung, pada tahun ini Perusda menargetkan jumlah pengunjung TSTJ mencapai 1 juta orang. “Kami optimistis target 1 juta pengunjung terpenuhi. Apalagi PT Cikal Bintang Bangsa [pengelola Taman Pelangi TSTJ] akan melanjutkan pengembangan dengan membangun monorel di tahun ini,” kata dia.

Ihwal tiket masuk TSTJ, Bimo mengatakan belum ada kenaikan alias sama dengan tahun lalu. Tiket masuk kebun binatang TSTJ pada hari Senin-Sabtu Rp12.000 per orang, Minggu Rp15.000 per orang, dan event Rp20.000 per orang.

Direktur PT Cikal Bintang Bangsa selaku pengelola Taman Pelangi TSTJ, Agung Riyadi, mengatakan jam operasional Taman Pelangi Jurug dibuka mulai 17.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB setiap harinya. Tiket masuk Taman Pelangi dibandrol Rp20.000 per orang untuk hari biasa, sedangkan hari libur dan akhir pekan tiket dihargai Rp25.000 per orang.

Selain tiket masuk manajemen masih memberlakukan tarif setiap wahana permainan mulai dari Rp10.000. Taman Pelangi Jurug ini menjadi ikon wisata baru bagi masyarakat Kota Solo dan sekitarnya.

Taman Pelangi menjadi wahana permainan dilengkapi taman lampion serta air mancur menari yang pertama ada di Soloraya. Nilai investasi di tahap pertama itu mencapai Rp15 miliar. Tahap II pun segera dikerjakan dengan nilai investasi sama.

“Di tahap II akan kita tambah beberapa permainan seperti monorail yang akan melintas di atas danau dengan kecepatan 5 kilometer per jam,” katanya.

Kereta monorail tersebut bisa dinikmati warga Solo dan sekitarnya setelah Lebaran tahun ini.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….