Sejumlah pedagang Pasar Klewer timur menata kios daruratnya di Alut Keraton Solo, Selasa (19/9/2017). (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos) Sejumlah pedagang Pasar Klewer timur menata kios daruratnya di Alut Keraton Solo, Selasa (19/9/2017). (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos)
Jumat, 5 Januari 2018 20:15 WIB Indah Septiyaning W./JIBI/Solopos Solo Share :

Tunggu DIPA, Proyek Revitalisasi Pasar Klewer Timur Solo Belum Jelas Kapan Dilelang

Pemkot Solo belum bisa memastikan kapan proyek revitalisasi Pasar Klewer timur bakal dilelang.

Solopos.com, SOLO — Lelang proyek pembangunan Pasar Klewer sisi timur belum jelas. Pemkot masih menunggu daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) pembangunan pasar tersebut dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo Budi Yulistianto mengatakan sudah ada surat izin kucuran anggaran dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk Pasar Klewer timur. Namun, lelang proyek pasar itu masih menunggu DIPA dari Kemendag.

“Kami tunggu DIPA dulu. Tapi yang jelas sudah di setujui Kemenkeu tinggal nanti proses lelang,” katanya ketika dijumpai wartawan di Balai Kota, Jumat (5/1/2018). (Baca: Revitalisasi Pasar Klewer Timur Belum Jelas, Wali Kota Minta Pedagang Tak Resah)

Budi mengatakan anggaran pembangunan Pasar Klewer timur dialokasikan kembali dalam APBN 2018. Kepastian ini didapat setelah Pemkot berkoordinasi dengan Kemendag di Jakarta akhir tahun lalu.

Selama ini revitalisasi Pasar Klewer sisi timur belum bisa direalisasikan lantaran tender proyek tersebut dua kali gagal pada 2017. Padahal Kemendag telah mengucurkan dana Rp48 miliar untuk merealisasikan pembangunan tersebut.

Mepetnya waktu pengerjaan diduga menjadi penyebab lelang Pasar Klewer tak diminati rekanan. Para rekanan tak berani berspekalusi menggarap proyek hanya dalam waktu tiga bulan.

“Sekarang sudah dialokasikan di APBN 2018. Kami tinggal menunggu DIPA kemudian menindaklanjuti dengan proses lelang,” katanya. (Baca: Revitalisasi Pasar Klewer Timur Molor, Komisi III DPRD Khawatirkan Sewa Alut)

Budi memperkirakan DIPA pembangunan Pasar Klewer sisi timur turun paling lambat Februari. Begitu DIPA diterima, Pemkot segera menindaklanjuti dengan melelang pembangunan tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo Subagiyo mengatakan pembangunan Pasar Klewer timur diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tujuh bulan sejak dimulainya proyek. Sesuai konsep, bangunan pasar sisi timur akan dibangun dua lantai, yaitu basement dan semi basement, serta bagian atas digunakan untuk hall.

Nantinya antara bangunan pasar timur dan barat akan dibuat jalur khusus sebagai penghubung. Dengan demikian, ada konektivitas bangunan basement, semi basement sisi barat dan timur.

Setidaknya terdapat 546 pedagang di Pasar Klewer timur. Para pedagang tersebut telah direlokasi ke pasar darurat di Alun-alun Utara (Alut) Keraton Solo.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….