Pengguna jalan melintas di perempatan Papahan, Karanganyar, Jumat (5/1/2018). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos) Pengguna jalan melintas di perempatan Papahan, Karanganyar, Jumat (5/1/2018). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)
Jumat, 5 Januari 2018 22:18 WIB Ponco Suseno/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

LALU LINTAS KARANGANYAR
Setelan APILL Baru di Perempatan Papahan Malah Bikin Bingung Pengguna Jalan

Pengguna jalan Solo-Karanganyar dibuat bingung dengan setelan APILL baru di perempatan Papahan, Karanganyar.

Solopos.com, KARANGANYAR — Pengguna jalan Solo-Karanganyar dari arah barat ke timur dibuat bingung dengan setelan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) di perempatan Papahan, Karanganyar. APILL itu baru diremajakan sekitar sebulan lalu.

Di sisi kanan pengguna jalan tak jauh dari ruang henti kendaraan roda dua (RHK roda 2), pengguna jalan dengan mudah melihat lampu lalu lintas (traffic light) berwarna merah, hijau, dan kuning. Di bagian atas RHK roda 2 terpasang pula lampu lalu lintas.

Di sisi kiri lampu lalu lintas itu, terdapat APILL lainnya, yakni sebuah boks atau perangkat elektronik yang berisi running text berisi petunjuk bagi pengguna jalan. Boks berisi running text dan lampu lalu lintas itu dipasang di tempat tinggi di atas Jl. Lawu.

Setiap pengguna jalan dari arah Solo dapat dengan mudah melihat dua lampu lalu lintas dan boks itu. Mestinya, running teks di boks memberikan petunjuk bagi pengguna jalan untuk berhenti atau jalan terus.

Kode yang muncul di boks itu berupa angka 0-5 atau tulisan siap jalan dan berhenti. Lantaran mengalami kerusakan, running text itu tak berjalan sesuai fungsinya. Hal ini mengakibatkan boks berisi running text tak sejalan dengan kedua lampu lalu lintas.

“Sepertinya setelan di lampu atas itu rusak. Banyak yang bingung antara harus jalan atau berhenti. Hal ini membahayakan sebenarnya karena arus lalu lintas di perempatan Papahan selalu ramai,” kata seorang tukang becak yang biasa memangkal di perempatan Papahan, Sular, 59, saat ditemui Solopos.com, Jumat (5/1/2018) pagi.

Sular mengatakan lampu lalu lintas di Papahan diganti oleh petugas dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar sekitar satu bulan lalu. Sayangnya, lampu lalu lintas itu justru menimbulkan masalah baru bagi pengguna jalan.

“Yang saya lihat banyak yang ragu-ragu. Di saat lampu hijau atau merah, tulisan di boks itu selalu siap-siap berhenti. Makanya, ada yang mendadak berhenti. Untungnya, belum ada kecelakaan lalu lintas di sini yang disebabkan tulisan di boks itu bermasalah,” katanya.

Salah seorang pengguna Jl. Lawu, Prasetyo, 36, mengaku sempat kebingungan dengan rambu lalu lintas di Papahan. “Saya juga sempat bingung. Lampu lalu lintas di sebelah kanan menyala hijau. Tapi, di boksnya bertuliskan siap-siap berhenti dengan angka yang terus muncul 0-5. Melihat hal itu, saya langsung berpatokan pada nyala lampu,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dishub PKP) Karanganyar, Sundoro, mengatakan mengganti lampu lalu lintas di tiga lokasi, yakni perempatan Papahan, simpang lima Bejen, dan simpang empat Pegadaian Karanganyar.

Peremajaan itu mendesak dilakukan karena lampu lalu lintas yang lama sudah uzur. Warna lampu lintas yang baru lebih tajam. “Saat ini, saya masih di Semarang. Nanti, kami segera memperbaiki setelan APILL di perempatan Papahan itu,” kata Sundoro.

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….