Cetakan tangan ala The Hollywood Walk of Fame menghiasi jalan taman Lembu Sora di Kompleks DPRD Boyolali, Jumat (5/1/2018). (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos) Cetakan tangan ala The Hollywood Walk of Fame menghiasi jalan taman Lembu Sora di Kompleks DPRD Boyolali, Jumat (5/1/2018). (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos)
Jumat, 5 Januari 2018 20:22 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

Ada "Walk of Fame" di Taman Lembu Sora Boyolali

Taman Lembu Sora Boyolali makin menarik dengan adanya “Walk of Fame”.

Solopos.com, BOYOLALI — Patung sapi ndhekem di taman Sekretariat Daerah (Setda) Boyolali menjadi salah satu ikon di kabupaten tersebut, selain menara jagung dan patung kuda di kawasan simpang siaga.

Patung sapi berukuran raksasa ini sering menjadi jujugan pengunjung di kawasan yang menjadi satu dengan Alun-Alun Kidul Boyolali tersebut. Mereka menjadikan patung sapi sebagai latar belakang swafoto.

Patung ini mengharap ke arah barat di halaman perkantoran terpadu Setda di Mojosongo. Umumnya, pengunjung mengambil foto menghadap ke timur agar memperoleh gambar wajah sapi.

Namun, tak jarang pula pengunjung mengambil foto dari sisi timur atau dari halaman selatan Gedung DPRD. Dari halaman DPRD ini pengunjung hanya mendapat latar belakang punggung sapi dengan latar depan taman yang indah.

Sebelumnya taman DPRD ini tampak biasa saja. Namun, sejak 2017, Sekretariat DPRD(Setwan) mengubah taman menjadi lebih bagus. Taman itu dilengkapi tulisan tiga dimensi “Lembu Sora”, nama patung sapi ndhekem tersebut.

Taman juga dilengkapi kolam plus air terjun mini, lampu sorot, serta jalan keramik yang membelah taman. Jalan taman dilengkapi lampu bertiang di kanan kirinya.

Salah satu yang unik dari jalan di taman itu adalah adanya cetakan telapak tangan kanan pemimpin Boyolali pada lempengan kuningan berbentuk bintang. Cetakan ini dibuat mirip dengan yang ada di The Hollywood Walk of Fame.

The Hollywood Walk of Fame adalah sebuah trotoar di Hollywood Boulevard, Amerika Serikat, yang menampilkan keramik bergambar karakter artis dan tokoh. Di taman Gedung DPRD ini, cetakan telapak tangan itu ada tiga, masing-masing milik Bupati Boyolali Seno Samodro, Wakil Bupati M. Said Hidayat, dan Ketua DPRD S. Paryanto.

Sekretaris DPRD Boyolali, Mulyono Santoso, mengatakan cetakan tangan pemimpin Boyolali ini sengaja dibubuhkan untuk mempercantik taman. “Tadinya kan taman biasa saja. Tahun 2017 taman kami tambahi fasilitas termasuk cetakan tangan itu,” ujarnya saat ditemui di ruangannya, Jumat (5/1/2018).

Bagi pengunjung taman, “Walk of Fame” itu menjadi salah satu objek tersendiri saat mereka berswafoto. Seperti diungkapkan Arifin, 25, asal Ungaran. Selain patung sapi, cetakan tangan ini juga unik.

“Tadinya saya hanya foto-foto di depan sapi, tidak tahu ada cetakan ini. Setelah tahu, saya coba jadikan foreground foto,” kata Arifin yang datang bersama temannya.

Pengunjung lain, Agrisanti, 14, warga Kartasura, Sukoharjo, mengatakan kompleks patung sapi kini lebih bagus setelah ada taman. “Dulu belum begini, sekarang sudah lebih bagus, tamannya juga asri,” kata Agri yang mengaku sudah beberapa kali datang ke kawasan Alun-Alun Kidul Boyolali ini.

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….