Sejumlah pelaku perhotelan, para anggota Pramuka dan pelaku wisata lainnya membersihkan kawasan Malioboro dalam kegiatan Reresik Malioboro oleh IHGM, Minggu (26/2/2017) pagi. (Holy Kartika N.S /JIBI/Harian Jogja) Sejumlah pelaku perhotelan, para anggota Pramuka dan pelaku wisata lainnya membersihkan kawasan Malioboro dalam kegiatan Reresik Malioboro oleh IHGM, Minggu (26/2/2017) pagi. (Holy Kartika N.S /JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 4 Januari 2018 12:22 WIB Rima Sekarani I.N/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PEMILU 2019
Politik Memanas, Dunia Usaha Terancam

Pesta demokrasi yang akan kembali digelar serentak pada 2019 mendatang diperkirakan tidak akan memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan bisnis

Solopos.com, JOGJA-Pesta demokrasi yang akan kembali digelar serentak pada 2019 mendatang diperkirakan tidak akan memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan bisnis meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) di Jogja.

Kestabilan bisnis MICE malah bisa jadi terancam jika kondisi politik memanas.

Hal tersebut disampaikan Ketua Indonesian Hotel General Manager Assosiation (IHGMA) Chapter Jogja, Herryadi Baiin saat dihubungi Solopos.com, Rabu (3/1/2017).

Menurutnya, peluang bisnis MICE memang berpotensi naik pada 2018 ini tapi hanya sekitar 5-10%. “Proyeksi MICE untuk 2018 ini saya melihat tidak terlalu jauh dibanding 2017. Ada peningkatan tapi belum banyak,” kata Baiin.

Baiin mengatakan, berdasarkan pengalaman pada beberapa pemilu sebelumnya, peruntungan bisnis di bidang perhotelan secara umum sangat tergantung pada situasi politik yang berlangsung.

Jika nantinya suhu politik di Jogja memanas karena adanya persaingan tidak sehat atau faktor lain, hal itu akan membuat pihaknya merasa was-was.

Bukan cuma pergerakan bisnis MICE saja yang akan menurun,  tapi juga kunjungan wisata sehingga mempengaruhi tingkat okupansi hotel.

Baiin lalu memaparkan, ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 lalu juga tidak berpengaruh siginifikan terhadap bisnis MICE di hotel-hotel Jogja.

Pria yang juga menjabat General Manager The Rich Jogja Hotel tersebut mengungkapkan, beberapa rapat koordinasi partai maupun tim sukses memang sempat diadakan di hotelnya. Namun, kondisi serupa tidak banyak dialami hotel lainnya.

Kendati demikian, Baiin tetap berharap Pemilu 2019 mampu mengangkat potensi bisnis MICE di Jogja. Hanya saja, dia juga tidak berani memasang target terlalu tinggi, yakni cukup 5-10% seperti tahun ini.

“Bisa jadi diprediksi sepi tapi ternyata ramai karena banyak parpol yang menyelenggarakan kegiatan rapat atau koordinasi di hotel,” ujar Baiin.

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….