Tabung liquified petroleum gas (LPG) nonsubsidi jenis Bright Gas produksi PT Pertamina (Persero) ditata dalam kegiatan promosi di Bawen, Kabupaten Semarang, Jateng, Jumat (17/3/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Tabung liquified petroleum gas (LPG) nonsubsidi jenis Bright Gas produksi PT Pertamina (Persero) ditata dalam kegiatan promosi di Bawen, Kabupaten Semarang, Jateng, Jumat (17/3/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Kamis, 4 Januari 2018 14:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

NATAL DAN TAHUN BARU
Konsumsi Pertalite dan Bright Gas Naik

Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, musim liburnya diwarnai peningkatan konsumsi BBM dan elpiji nonsubsidi.

Solopos.com, SEMARANG – PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Bagian Tengah (JBT) mencatat adanya peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertalite dan elpiji berkualitas, Bright Gas, di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama masa libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

Informasi yang diperoleh Semarangpos.com dari PT Pertamina MOR IV, selama 20 Desember 2017-1 Januari 2018 konsumsi Pertalite naik 2.338 KL atau sekitar 40% dibanding hari biasa. Sementara, konsumsi Bright Gas 5,5 Kg melonjak sekitar 481% dibanding hari biasa.

Penjabat sementara (Pjs) Manajer Komunikasi dan CSR Pertamina MOR IV, Muslim Dharmawan, mengatakan konsumsi Pertalite mengalami lonjakan tinggi pada saat malam pergantian Tahun Baru 2018, Minggu (31/12/2017). Saat itu, permintaan akan Pertalite naik sekitar 42% dibanding hri biasa. Konsumsi Pertalite yang cukup tinggi itu diikuti dengan permintaan produk BBM nonsubsidi lainnya, Pertamax Series yang naik sekitar 30% dibanding hari biasa.

Sementara itu, konsumsi BBM subsidi, Premium, justru mengalami penurunan sekitar 36% dibanding hari biasa. Jika pada hari biasa konsumsi Premium mencapai 3.063 kl, maka selama libur Natal dan Tahun Baru turun hingga 1.952 KL.

“Konsumsi Premium di Jateng dan DIY saat ini memang lebih rendah. Pada libur Natal dan Tahun Baru bisa mencapai 3.533 kl, sekarang hanya 1.952 kl,” beber Muslim dalam keterangan tertulis kepada Solopos.com, Kamis (4/1/2018).

Sementara untuk elpiji, Muslim menyebutkan terlihat adanya peningkatn konsumsi elpiji nonsubsidi jenis Bright Gas 5,5 kg selama musim libur Natal dan Tahun Baru. Penyaluran Bright Gas 5,5 kg meningkat sekitar 481% dibanding hari biasa.

“Ini membuktikan masyarakat mulai merasakan keunggulan dan kemudahan menggunakan Bright Gas,” beber Muslim.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….