Kegiatan pelepasan kepiting di Kawasan Mangrove Baros, Rabu (3/01/2018). (Salsabila Annisa Azmi/JIBI/Harian Jogja) Kegiatan pelepasan kepiting di Kawasan Mangrove Baros, Rabu (3/01/2018). (Salsabila Annisa Azmi/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 4 Januari 2018 12:55 WIB Salsabila Annisa Azmi/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Hanya Beroperasi di Tanggal 15, Wisata Susur Sungai Baros Tetap Dibuka

Wisata susur sungai kawasan mangrove dusun Baros, Tirtohargo, Kretek Bantul tetap berjalan meski hanya dikunjungi wisatawan saat air pantai pasang

Solopos.com, BANTUL – Wisata susur sungai kawasan mangrove dusun Baros, Tirtohargo, Kretek Bantul tetap berjalan meski hanya dikunjungi wisatawan saat air pantai pasang. Saat ini hanya terdapat empat perahu karena air sedang surut.

Anggota Divisi Konservasi Kelompok Pemuda Pemudi Baros (KP2B), Dwi Ratmanto mengatakan wisatawan yang memesan paket susur sungai sangat jarang ditemui. “Sebulan belum tentu ada,” kata Dwi saat ditemui Solopos.com, Rabu (3/1/2017).

Pada tanggal 15 setiap bulannya, saat air pantai pasang, pengelola menyediakan 15 perahu, namun wisatawan tidak terlalu ramai. Pada hari-hari biasa, wisatawan hanya memesan paket wisata menanam tumbuhan.

Saat ini paket wisata di Dusun Baros kebanyakan dipesan oleh masyarakat minat khusus seperti mahasiswa dan anak Sekolah Dasar. Harapannya, wisata susur sungai bisa diminati oleh masyarakat umum.

Perjalanan susur sungai akan dimulai dari Pantai Pengklik kemudian mengarah ke timur. Sedangkan jalur alternatif ada di depan ikon Kawasan Mangrove Dusun Baros, perahu yang berlayar dari sana akan diarahkan menuju pesisir Laguna.

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….