Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin usai meresmikan UIN Corner di depan Rektorat Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Selasa (8/8/2017). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja) Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin usai meresmikan UIN Corner di depan Rektorat Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Selasa (8/8/2017). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 3 Januari 2018 10:40 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Rp40 Miliar Disiapkan untuk Pembebasan Lahan Kampus UIN 2018

Tinggal 148 bidang tanah yang belum dibebaskan.

Solopos.com, SLEMAN–Pemerintah melalui Kementerian Agama menggelontorkan dana sebesar Rp40 miliar untuk membebaskan lahan pengembangan kampus II UIN Sunan Kalijaga di Desa Guwosari, Pajangan, Bantul pada 2018. Selama tiga tahun terakhir pemerintah telah membebaskan lahan di lokasi yang sama seluas 391.699 meter persegi dengan dana sebesar Rp169,2 miliar.

Kepala Bagian Rumah Tangga Biro Administrasi Umum dan Keuangan UIN Sunan Kalijaga Zamakhsari menyatakan, rencana pengembangan kampus II di Guwosari, Pajangan, Bantul sudah memasuki tahap kedua pembebasan lahan.

Total lahan yang harus dibebaskan untuk membangun kampus II adalah seluas 702.942 meter persegi. Pada 2015 hingga 2017, pihaknya telah membebaskan lahan seluas 391.699 meter persegi dari total 211 bidang tanah dengan nilai ganti rugi sebesar Rp. 169,2 miliar. Sehingga masih ada sisa lahan yang belum dibebaskan seluas 310.209 meter persegi yang terdiri atas 148 bidang.

“Kami mengedepankan komunikasi dengan warga terdampak, sehingga permasalahan yang dihadapi di lapangan dapat diminimalisasi,” terangnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Selasa (2/1/2018).

Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan UIN Sunan Kalijaga Handarlin H. Umar menambahkan, pembebasan lahan akan dilanjutkan di 2018. Melalui Kementerian Agama, pihaknya mendapatkan kucuran dana sebesar Rp40 miliar untuk membebaskan sisa lahan yang ada selama 2018.

Selaku panitia pelaksana pembebasan lahan, pihaknya sedang berupaya agar dana itu dapat dibayarkan paling lambat pada November 2018. Ia berharap izin pemanfaatan lahan (IPL) dari Gubernur DIY dapat terbit paling lambat akhir Januari 2018. “Kami juga berupaya mendapatkan tambahan anggaran pada tahun 2018 ini melalui skema APBNP,” ungkap dia.

Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan UIN Sunan Kalijaga Sahiron mengatakaan, hingga awal 2018 UIN Sunan Kalijaga memiliki 22.000 mahasiswa. Lahan di kampus I di Jalan Marsda Adisucipto seluas 15 hektare sudah tak memadai untuk memberikan proses belajar yang nyaman bagi mahasiswa yang setiap tahunnya terus bertambah. Penetapan lokasi Guwosari, Pajangan merupakan hasil dari kajian dan konsultasi kepada Gubernur DIY Sri Sultan HB X, dengan pertimbangan DIY juga sedang melakukan pengembangan strategis di Bantul.

Lowongan pekerjaan
PT. MIC Abadi Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pelayanan Medis Olahraga

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (18/10/2017). Esai ini karya Rumi Iqbal Doewes, dosen di Program Studi Kepelatihan Olahraga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah king.doewes@staff.uns.ac.id. Solopos.com, SOLO–Pencinta sepak bola Indonesia pantas berduka….