Ilustrasi
Rabu, 3 Januari 2018 12:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

PILKADA MADIUN
Pasangan Independen Mahardika-Arief Lolos Verifikasi KPU Kota Madiun

Pilkada Madiun, pasangan bakal calon wali kota dan bakal calon wakil wali kota Madiun dari jalur perseorangan lolos verifikasi.

Solopos.com, MADIUN — Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Madiun jalur perseorangan yaitu Harryadin Mahardika dan Arief Rahman dinyatakan memenuhi syarat (MS).

Setelah dinyatakan MS, pasangan bakal calon wali kota ini berhak mendaftarkan diri menjadi calon wali kota dan wakil wali kota pada tanggal 8-10 Januari 2018.

Pasangan Harryadin Mahardika dan Arief Rahman merupakan satu-satunya bakal calon yang mendaftar melalui jalur independen atau nonpartai politik.

Pasangan ini telah dinyatakan memenuhi syarat setelah melalui proses verifikasi administratif dan verifikasi faktual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun. Dalam verifikasi itu, pasangan bakal calon wali kota ini memiliki 16.725 dukungan.

Jumlah dukungan yang dimiliki ini melebihi batas minimal yang disyaratkan KPU Kota Madiun sejumlah 14.441 suara atau dukungan.

Koordinator Divisi Hukum KPU Kota Madiun, Sukamto, mengatakan pasangan perseorangan Mahardika dan Arief dinyatakan telah lolos verifikasi KPU. Sehingga pasangan yang maju dalam Pilkada serentak 2018 itu berhak mendaftar sebagai calon wali kota dan calon wakil wali kota Madiun.

“Ya pasangan ini sudah lolos verifikasi, pasangan ini bisa mendaftar pada 8-10 Januari 2018,” kata dia, Rabu (3/1/2018).

Jumlah dukungan tersebut juga tersebar di tiga kecamatan yang ada di Kota Madiun. Ini juga melebihi dari minimal yang disyaratkan KPU yaitu dua kecamatan.

Hasil rekap ini tertuang dalam BA-7 KWK perseorangan. Selanjutnya form ini yang nantinya digunkanan untuk mendaftar pada 8-10 Januari 2018.

“Untuk pendaftaran calon wali kota dan calon wakil wali kota Madiun mulai dibuka pada tanggal 8 Januari mendatang dan berakhir 10 Januari 2018,” jelas dia.

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….