Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2 dan Humas) Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DIY, Sanityas Jukti Prawatyani, saat ditemui di kantornya, Jumat (30/9/2016). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja) Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2 dan Humas) Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DIY, Sanityas Jukti Prawatyani, saat ditemui di kantornya, Jumat (30/9/2016). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 3 Januari 2018 10:55 WIB Rima Sekarani I.N/JIBI/Harian Jogja Ekonomi Share :

Kanwil DJP DIY Jemput Bola

Banyak WP yang bergerak di sektor informal

Solopos.com, JOGJA-Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DIY berupaya jemput bola untuk meningkatkan capaian penerimaan pajak.

Sosialisasi dan penyuluhan tidak hanya ditempuh melalui pertemuan resmi di kantor pelayanan pajak, tetapi juga mendatangi langsung para wajib pajak (WP). Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP DIY Sanityas Jukti Prawatyani, Selasa (2/1/2018).

“Kami juga bergerak masuk ke komunitas-komunitas. Jadi setelah selesai masa tax amnesty mereka masih butuh penjelasan, kita yang datang,” kata Tyas.

Tyas mengungkapkan, banyak WP yang bergerak di sektor informal sehingga relatif sulit untuk mengundang mereka dalam acara sosialisasi formal. Itulah mengapa sistem jemput bola dibutuhkan. “Kita juga mendekati tokoh-tokoh masyarakat yang punya pengaruh sehingga lebih efektif,” ujar dia.

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….