Ernest Prakarsa (Instagram @ernestprakarsa) Ernest Prakarsa (Instagram @ernestprakarsa)
Rabu, 3 Januari 2018 19:10 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Layar Share :

Ernest Prakarsa Minta Penonton Tidak Rekam Film di Bioskop

Ini pesan Ernest Prakarsa buat penonton film Susah Sinyal yang sukses besar.

Solopos.com, SOLO – Film terbaru besutan Ernest Prakarsa, Susah Sinyal, berhasil menyedot perhatian masyarakat Tanah Air. Film yang dibintangi Adinia Wirasti hingga Gisella Anastasia itu berhasil mendapat lebih dari 1,4 juta penonton dalam waktu 13 hari.

Prestasi itu membuat Ernest Prakarsa bangga. Dia sangat senang film komedi garapannya disukai banyak penonton. Tak ayal, dia membagikan kebahagiaan itu dengan mengunggah perolehan penonton film Susah Sinyal melalui laman Instagram pribadinya, @ernestprakarsa. “Yang tiap hari keranjingan main Instagram mana suaranya?” tanya Ernest sebagai keterangan foto yang diunggah, Rabu (3/1/2018).

Perolehan penonton film Susah Sinyal (Instagram @ernestprakarsa)

Perolehan penonton film Susah Sinyal (Instagram @ernestprakarsa)

Tak ketinggalan, Ernest juga mengomentari kebiasaan banyak orang yang mengunggah video sebagai status di Instagram ketika sedang menonton film di bioskop. Meski terbilang sepele, hal itu merupakan salah satu bentuk kejahatan.

Kendati demikian, Ernest percaya orang yang melakukan pembajakan dengan cara merekam video yang dibagikan di media sosial tidak memiliki niat jahat. Dia menganggap hal itu dilakukan sekadar untuk menunjukkan eksistensi. “Sejujurnya gue percaya banyak orang yang nonton film sambil insta story atau insta live itu sebenarnya enggak punya niat jahat. Mungkin sekadar biar kelihatan eksis saja. Enggak bermaksud merugikan orang lain,” ungkapnya.

Tapi, menurut Ernest merekam aktivitas saat menonton film di bioskop merugikan banyak pihak. “Yang paling rugi adalah orang-orang yang belum nonton, karena mereka akan kena spoiler. Kedua adalah orang-orang yang duduk di sekitar kamu karena cahaya dari hp yang bikin silau. Lalu yang juga rugi adalah production house yang sudah mengeluarkan biaya besar untuk membuat karya ini. Karena apa yang kamu lakukan itu tergolong pembajakan,” sambung dia.

Itulah sebabnya Ernest meminta masyarakat menjadi penonton yang beradab dengan fokus menikmati film di bioskop tanpa melakukan aktivitas lain yang merugikan. “Mari menjadi penonton keren dan beradab. Nikmati film sepenuhnya dengan cara memfokuskan mata pada layar. Kalau enggak gitu nanti rugi dong. Setuju?” tutup dia.

Pesan Ernest Prakarsa untuk penonton film Susah Sinyal (Instagram @ernestprakarsa)

Pesan Ernest Prakarsa untuk penonton film Susah Sinyal (Instagram @ernestprakarsa)

Pernyataan Ernest itu mendapat beragam tanggapan dari warganet. Kebanyakan dari mereka setuju dengan pendapat Ernest soal kebiasaan mengunggah video sebagai status saat menonton film sebagai tindakan yang merugikan.

“Orang yang norak doang yang nonton film dibikin story. Enggak rugi lagian sudah nonton bayar mahal-mahal malah ngebagiin ke orang yang belum nonton, aneh,” komentar @hauraa.a.

“Setuju banget. Karena bagi saya pribadi, saya nonton beli tiket pakai uang hasil kerja. Bukan minta. Jadi, nonton itu ya dinikmati. Terganggu banget sama orang yang main hp di depan saya. Lalu, di layar itu tertulis mohon untuk tidak merekam. Itu kan mengganggu banget,” sambung @anggrainisri3.

“Setuju, selalu gemas dan kesal sama orang yang pakai story sebelum nonton. Mau eksis foto tiketnya aja sudah cukup harusnya,” tulis @deyuusonju menimpali.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….