Ilustrasi tenggelam (JIBI/Solopos/Dok) Ilustrasi tenggelam (JIBI/Solopos/Dok)
Rabu, 3 Januari 2018 19:53 WIB Jumali/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Dua Pelajar Jogja Tewas Tenggelam di Kolam Renang Hotel Bintang

Polisi klaim kematian dua remaja itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

Solopos.com, JOGJA–Nasib nahas dialami oleh dua pelajar putri SD Suryodiningratan I Mantrijeron, Jogja, Lina Nur Saputri, 10 dan Nur Latifah, 10, Rabu (3/1/2018) siang.

Kedua pelajar putri ini harus meregang nyawa di salah satu hotel di kawasan Jl Mangkuyudan diduga karena tenggelam.

Informasi yang didapatkan Harianjogja.com mengungkapkan bahwa sekitar pukul 14.00 WIB, Lina Nur Saputri warga Jageran Rt 27 Rw 08 Mantrijeron bersama dengan Nur Latifah serta Siti Amanda mengunjungi salah satu hotel di Jl Mangkuyudan, Kota Jogja untuk berenang.

Namun pada pukul 14.45 WIB, Siti Amanda, melihat keduanya sudah berada di dasar kolam sedalam dua meter. Alhasil Siti meminta bantuan kepada Muryadi dan Alexius Surya untuk menolong korban.

Oleh keduanya korban kemudian diangkat dari dasar kolam dan dibawa ke RSUD Wirosaban dengan taxi. Namun nahas, nyawa kedua pelajar putri ini gagal diselamatkan sesaat sampai di rumah sakit.

Kanit Reskrim Polsek Mantrijeron AKP Abdul Jalil yang dikonfirmasi mengakui adanya insiden tersebut. Namun, persoalan ini telah diselesaikan dengan baik oleh pihak hotel dan keluarga.

“Sekarang jenazah Lina Nur Saputri sudah dibawa pulang. Sedangkan untuk Nur Latifah masih di RSUD karena masih menunggu keluarga dan rencananya akan dibawa ke Bumiayu, Jawa Tengah,” ucapnya.

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….