Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (tengah) melakukan sidak di kantor Disdukcapil Kota Semarang, Jateng, Selasa (2/1/2018). (Twitter-@mbakITASMG) Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (tengah) melakukan sidak di kantor Disdukcapil Kota Semarang, Jateng, Selasa (2/1/2018). (Twitter-@mbakITASMG)
Rabu, 3 Januari 2018 21:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

Dituding Tak Optimal Layani Publik , Disdukcapil Kota Semarang Disidak Wawali

Pelayanan publik di Disdukcapil Kota Semarang yang dituding tak optimal di hari kerja pertama di 2018 memicu Waki Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan sidak.

Solopos.com, SEMARANG – Pelayanan publik di Dinas Kepedudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) ramai dibicarakan di media sosial lantaran dituding tak memberikan pelayanan optimal di hari kerja pertama di 2018, Selasa (2/1/2018). Hal itu memicu Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Sebelumnya, kabar pelayanan publik yang tak optimal di Disdukcapil Kota Semarang itu ramai dibicarakan netizen di grup Facebook MIK Semar. Sebagian dari mereka mengabarkan petugas di dinas tersebut yang seharusnya sudah siap pada pukul 08.00 WIB tak kunjung datang hingga pukul 08.30 WIB.

Menanggapi keluhan itu, wakil wali kota yang akrab disapa Mbak Ita itu langsung melakukan sidak ke Kantor Disdukcapil Kota Semarang. “Tinjauan yang dilakukan ke @DUKCAPILKOTASMG berkaitan dengan laporan dari sedulur. Dan kami berusaha meningkatkan layanan jadi lebih baik,” ungkap Ita melalui akun Twitternya, @mbakITASMG, Selasa (2/1/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.

Sang wakil wali kota itu mengungkapkan telah melakukan koordinasi agar pelayanan publik di Disdukcapil Kota Semarang tak lagi dikeluhkan warga. “Dengan diskusi pagi ini kami bisa memperbaiki kekurangan untuk mencoba memperbaiki agar dapat melakukan layanan lebih Hebat bagi sedulur,” lanjut Ita.

Wakil wali kota Semarang yang menjabat sejak 2016 itu berharap pelayanan publik di Kota Semarang akan lebih baik ke depannya. “Semoga dengan koordinasi meminimalisir kekurangan dan meningkatkan layanan! Semangat beraktivitas, sukses utk kita bersama,” pungkas Ita. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….