Sejumlah warga Kulonprogo sedang menunggu di halaman Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kulonprogo, sebelum diberangkatkan ke Batam sebagai tenaga kerja, Selasa (2/1/2018). (Harian Jogja/Uli Febriarni) Sejumlah warga Kulonprogo sedang menunggu di halaman Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kulonprogo, sebelum diberangkatkan ke Batam sebagai tenaga kerja, Selasa (2/1/2018). (Harian Jogja/Uli Febriarni)
Rabu, 3 Januari 2018 11:20 WIB Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

Disnakertrans Kulonprogo Tekan Angka Pengangguran 2017

Angka pengangguran di Kulonprogo pada 2017 yaitu 1,99%

Solopos.com, KULONPROGO-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulonprogo mengeklaim mampu menurunkan angka pengangguran sepanjang 2017. Disnakertrans mencatat tingginya angka partisipasi angkatan kerja di Kulonprogo dalam tahun tersebut.

Kepala Disnakertrans Kulonprogo Eko Wisnu Wardhana mengungkapkan, angka pengangguran di Kulonprogo pada 2017 yaitu 1,99%, atau dapat dimaknai ada dua penganggur dari tiap 100 orang angkatan kerja. Angka ini disebut lebih rendah dibanding kabupaten/kota lain di DIY dan rerata pengangguran tingkat provinsi.

Selain itu, sepanjang 2017 Disnakertrans juga mampu menyalurkan penempatan kerja untuk 2.533 tenaga kerja, dalam hal ini bidang manufaktur masih banyak diminati. Ia mengungkapkan, angka tingkat pengangguran di DIY diketahui sebesar 3,02%, sedangkan Jogja 5,08%, disusul Sleman 3,51 persen. Angka pengangguran di Bantul 3,12% dan Gunungkidul 1,65%.

“Rendahnya tingkat pengangguran di Kulonprogo ini, karena komposisi sektor pekerjaan masyarakat lebih banyak di sisi informal ketimbang di sektor formal. Misalnya bertani atau berkebun, itu sudah dihitung bekerja,” kata dia, Selasa (2/1/2018).

Eko menambahkan, tingkat partisipasi angkatan kerja pada 2017 sebesar 74,61%. Artinya, dari tiap 100 penduduk berusia 15 tahun ke atas, ada 75 orang di antaranya termasuk dalam angkatan kerja. Dari data itu bisa disimpulkan sebagian besar masyarakat Kulonprogo yang berusia produktif dan aktif terserap dalam dunia kerja, baik di sektor formal maupun informal.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….