Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok) Ilustrasi korban kecelakaan (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Rabu, 3 Januari 2018 14:15 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Solo Share :

CATATAN 2017
631 Lakalantas di Solo Sebabkan 63 Orang Meninggal

Catatan 2017 mengupas tentang kejadian lakalantas di Solo setahun kemarin.

Solopos.com, SOLO — Sebanyak 63 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) selama 2017. Sementara itu, dari 631 kejadian lakalantas tahun lalu, 145 pelajar diketahui menjadi korban lakalantas.

Kasatlantas Polresta Solo Kompol Imam Syafi’i mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo mengatakan jumlah kasus lakalantas tahun ini turun 7% atau 681 kasus dibandingkan tahun lalu. Demikian jumlah korban meninggal tahun ini juga mengalami penurunan dari 67 orang 2016, turun menjadi 63 orang.

“Kami mencatat kasus lakalantas tahun ini masih didominasi di jalan rawan lakalantas seperti di Jl. Slamet Riyadi, Jl. Adisucipto, Jl. Ahmad Yani, Jl. Kolonel Sutarto, kawasan ringroad Mojosongo, dan kawasan Jurug,” ujar Imam saat ditemui wartawan di Mapolresta Solo, Rabu (3/1/2017).

Menurut Imam, pelajar dan mahasiswa mulai umur 16 tahun sampai 20 tahun masih banyak menjadi korban lakalantas pada tahun lalu. Banyak faktor yang menjadi penyebab mereka menjadi korban lakalantas diantaranya belum bisa menggunakan sepeda motor dengan baik, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), dan tidak memakai helm saat berada di jalan raya.

“Kami sangat selektif dalam mengeluarkan SIM. Pelajar yang belum bisa menggendarai sepeda motor dengan baik jangan berharap bisa mengantongi SIM karena resikonya besar,” kata dia.

Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polresta Solo, Iptu Bambang Subekti, mengatakan sebanyak 417 orang mendapatkan surat tilang dan 657 orang mendapatkan teguran selama pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2017, 22 Desember 2017 sampai 1 Januari 2018.

“Kami mendapati 16 kasus lakalantas dengan satu orang meninggal dunia saat Operasi Lilin Candi,” ujar Bambang, Rabu.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….