Petugas BPBD Ponorogo mengevakuasi warga Dusun Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, yang rumahnya kemasukan air banjir, Selasa (2/1/2017) malam. (Istimewa/BPBD Ponorogo) Petugas BPBD Ponorogo mengevakuasi warga Dusun Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, yang rumahnya kemasukan air banjir, Selasa (2/1/2017) malam. (Istimewa/BPBD Ponorogo)
Rabu, 3 Januari 2018 10:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

BENCANA PONOROGO
Kampung Dekat Waduk Bendo Kebanjiran, 92 Jiwa Diungsikan

Bencana Ponorogo, satu kampung di proyek pembangunan Waduk Bendo diterjang banjir.

Solopos.com, PONOROGO — Satu kampung di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, diterjang banjir, Selasa (2/1/2018). Ada sebanyak 92 jiwa di kampung tersebut yang harus diungsikan karena rumah mereka kemasukan air banjir.

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Ponorogo, Setyo Budiono, mengatakan telah terjadi hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah Ponorogo dari Selasa siang hingga sore. Akibatnya, satu kampung di Desa Ngindeng yang saat ini menjadi lokasi pembangunan Waduk Bendo diterjang banjir.

Di kampung itu ada sebanyak 42 keluarga yang terdampak banjir. “Untuk jumlah jiwanya ada 92, empat di antaranya balita,” kata Budi.

Dia menyampaikan setelah hujan turun dengan deras air banjir kemudian masuk ke permukiman warga. Selanjutnya, warga yang tinggal di kampung tersebut mengungsi di lokasi yang lebih aman.

Budi menyampaikan kondisi di lokasi yaitu sulit dijangkau karena berada di kawasan pembangunan Waduk Bendo dan tidak ada jaringan telekomunikasi. Untuk kebutuhan yang diperlukan yaitu air mineral, alas tidur, makanan, dan selimut.

Dusun Bendo ini merupakan satu-satunya permukiman yang masih tersisa di lokasi pembangunan Waduk Bendo. Lokasi kampung ini paling bawah sehingga dimungkinkan air yang datang langsung menerjang perkampungan ini.

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….