Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis) Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis)
Selasa, 2 Januari 2018 20:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

PILKADA 2018
PDIP Umumkan Calon Gubernur Mulai Kamis

Pilkada 2018 bakal diikuti PDIP dengan calon gubernur Jateng yang bakal diumumkan secara bertahap mulai Kamis (4/1/2018).

Solopos.com, JAKARTA — Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memastikan calon-calon kepala daerah yang bakal dijagokan partainya dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2018 bakal diumumkan secara bertahap mulai Kamis (4/1/2018). Termasuk di antara nama-nama yang dijanjikan itu adalah calon dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng).

“Pasangan calon gubenur dan wakil gubernur Jawa Barat, Jawa Tengah, Lampung, Papua dan sejumlah daerah lain akan diumumkan secara bertahap dimulai 4 Januari 2018,” kata Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (2/1/2018). Dia meminta semua pihak bersabar karena pengumuman pasangan calon tidak dilakukan sembarangan mengingat partainya memiliki tema-tema khusus setiap mengumumkan pasangan calon.

Hasto mengatakan PDI Perjuangan menegaskan kembali sikapnya untuk konsisten bahwa yang dicari adalah sosok pemimpin, bukan pengejar kekuasaan, menanggapi berbagai manuver elite politik menjelang batas pencalonan pilkada serentak 2018. Menurut dia, partainya mencermati begitu banyak pihak yang memiliki ambisi kekuasaan, dan mengabaikan bagaimana cara mengelola kekuasaan yang baik untuk rakyat.

“Pilkada 2018 aneh, ada yang sudah jadi menteri ingin jadi gubernur; ada yang semula ngotot ingin menjadi gubernur, mendadak berubah menjadi wakil gubernur; ada yang sedang mengubah kepribadian dengan mendadak tebar pesona. Pendeknya, pragmatisme kekuasaan begitu terlihat hari-hari ini,” ujarnya.

Hasto mengatakan PDI Perjuangan mencari pemimpin untuk rakyat berupa calon yang kokoh pada keyakinan dan kepribadiannya sebagai pemimpin yang melayani. Karena itu menurut dia, kriteria kepemimpinan, kepribadian, kemampuan menyelesaikan masalah dan daya juang menjadi tolok ukur utama.

“Survei penting sebagai pemetaan awal. Elektabilitas bukan segala-galanya bagi PDI Perjuangan, sehingga yang terpenting adalah watak kepemimpinan dan kepribadian untuk menyatu bersama rakyat. Karena itu mengapa assestment psikotes dan sekolah partai kami jalankan dengan sungguh-sungguh,” tuturnya.

Hasto menegaskan bahwa kemenangan memang penting dan menjadi target konsolidasi partai, namun harus disertai tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah rakyat, mempercepat pembangunan di provinsi agar selaras dengan kebijakan pemerintah. Menurut dia, kalah menang adalah hal biasa dalam demokrasi, namun tekad partainya bulat agar kemenangan tersebut dipadukan dengan konsolidasi pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Dengan demikian antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten kota saling bersinergi, berjalan berirama, dan Partai memiliki konsepsi pembangunan semesta dan berencana,” ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTORINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Ada Kabar Hoaks Apa Hari Ini?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (04/01/2018). Esai ini karya Yessita Dewi, penulis cerita pendek dan aktif di Buletin Sastra Pawon. Alamat e-mail penulis adalah yessitadewi@gmail.com. Solopos.com, SOLO—Tung! Tung! Tung! Notifikasi telepon pintar saya berbunyi. Fungsinya sama dengan kentungan,…