Dokumentasi salah satu laga PSIS Semarang di Stadion Moch. Soebroto Kota Magelang. (Youtube.com) Dokumentasi salah satu laga PSIS Semarang di Stadion Moch. Soebroto Kota Magelang. (Youtube.com)
Selasa, 2 Januari 2018 21:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

LIGA I
Pindah Kandang ke Stadion Moch. Soebroto, PSIS Semarang Sowan Wali Kota Magelang

Liga I dipastikan PSIS Semarang dilalui dengan menjadikan Stadion Moch. Soebroto Kota Magelang sebagai home base atau kandang.

Solopos.com, MAGELANG — PSIS Semarang memutuskan berkandang atau home base di Stadion Moch. Soebroto Kota Magelang, Jawa Tengah untuk sementara waktu selama Stadion Jatidiri Semarang masih direnovasi dan belum bisa digunakan untuk laga Liga I Musim 2018. Sebagai tindak lanjut keputusan itu, Selasa (2/1/2018), manajemen PSIS Semarang telah meminta izin secara resmi kepada masyarakat Kota Magelang.

Langkah itu ditandai dengan kedatangan manajemen PSIS Semarang yang dipimpin CEO Alamsyah Satyanegara Sukawijaya alias Yoyok Sukawi ke hadapan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito. “Kami ke sini istilahnya mau ‘ngetuk pintu’ ke Pak Wali Kota karena PSIS Semarang mau menggunakan Stadion Moch. Soebroto sebagai homebase selama setahun,” kata Yoyok Sukawi di sela-sela audiensi dengan Wali Kota Sigit Widyonindito di Kota Magelang, Jateng, Selasa (2/1/2018).

Ia menjelaskan selama satu tahun ke depan, PSIS Semarang memiliki agenda kegiatan yang cukup padat. Apalagi, tim tersebut masuk dalam Liga I Indonesia. “Kami ada banyak sekali kegiatan, mulai dari uji coba, latihan, kompetisi resmi. Kira-kira satu bulan bisa dua sampai tiga kali main. Nanti kami di sini selama satu tahun penuh,” katanya.

Yoyok mengakui bahwa ia bersama tim sebelumnya telah melakukan survei ke beberapa tempat lain di Jateng dan akhirnya memilih home base atau kandang sementara waktu di Stadion Moch. Soebroto Kota Magelang. Stadion itu dianggap representatif karena cukup besar dengan kapasitas memadai dan akses dari Kota Semarang juga tidak terlalu jauh.

PSIS Semarang, kata dia, memiliki pendukung yang berasal dari berbagai daerah di Jateng, seperti Temanggung, Salatiga, Boyolali, dan Wonosobo. Ia mengatakan bahwa mereka biasanya berbondong-bondong ke Kota Semarang untuk mendukung PSIS saat menghadapi lawan-lawannya di lapangan. “Sekarang bisa ketemu di tengah-tengah, di Kota Magelang,” ujarnya.

Terkait dengan kontrak peminjaman stadion tersebut, Yoyok menyatakan akan mengikuti peraturan di Kota Magelang. “Kami ikuti aturan main di sini karena semua sudah diatur. Bisa jadi tambahan Kota Magelang. Mudah-mudahan juga nanti bisa bermanfaat dengan pindahnya home base PSIS di sini,” katanya.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyatakan setuju penggunaan Stadion Moch, Soebroto sebagai home base atau kandang sementara bagi PSIS Semarang. “Saya setuju, tentu saya bangga karena stadion ini bisa digunakan bagi kemajuan sepak bola Jawa Tengah,” katanya.

Dengan letak Stadion Moch. Soebroto di Kota Magelang yang berada di tengah-tengah wilayah Jateng, menurut dia, maka para pemain maupun pendukung PSIS Semarang akan lebih mudah menjangkaunya.

Ia juga mengatakan bahwa Kota Magelang akan memperoleh multidampak yang positif dengan pindah sementaranya home base atau kandang PSIS Semarang ke Stadion Moch. Soebroto itu, antara lain terkait dengan kemajuan perekonomian masyarakat setempat. “Apalagi, beberapa waktu ke depan akan dilaksanakan pertandingan. Tamu mesti banyak, secara ekonomi juga akan berdampak pada masyarakat,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….