Bupati Sleman Sri Purnomo saat menyerahkan kunci kendaraan operasional kepada Komandan Kodim 072/Sleman Letlok Arm Djoko Sujarwo, Selasa (2/1/2018). (Harian Jogja/Abdul Hamid Razak) Bupati Sleman Sri Purnomo saat menyerahkan kunci kendaraan operasional kepada Komandan Kodim 072/Sleman Letlok Arm Djoko Sujarwo, Selasa (2/1/2018). (Harian Jogja/Abdul Hamid Razak)
Selasa, 2 Januari 2018 20:57 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Kendaraan Dinas Dibagikan, Sri Purnomo Berpesan Jangan Diubah Plat Hitam

“Untuk Polres, Kodim dan BPN sistem pinjam pakai”

Solopos.com, SLEMAN-Sebanyak 40 unit kendaraan dinas hasil lelang 2017 senilai Rp10,2 miliar didistribusikan. Kendaraan tersebut diharapkan bisa menunjang kinerja masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman Hardo Kiswoyo mengatakan, kendaraan yang diserahterimakan ke masing-masing OPD terdiri dari 30 roda empat dan 10 roda dua. Selain OPD di Sleman, kendaraan operasional juga diberikan untuk Polres Sleman, Kodim 0732 Sleman, dan Kantor Pertanahan Sleman. “Untuk Polres, Kodim dan BPN sistem pinjam pakai,” katanya usai penyerahan kendaraan di Pemkab Sleman, Selasa (2/1/2017).

Tidak semua OPD menerima kendaraan dinas dan operasional tahun ini. Selain Pejabat Eselon di lingkungan Setda seperti kepala bagian (Kabag), beberapa OPD teknis seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP yang menerima kendaraan tersebut.

Untuk Dinas Satpol PP, kendaraan yang diserahkan berupa Mobil Pemadam Kebakaran 4000 liter dan Toyota Hilux G Double Cabin. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil menerima Mobil Pelayanan Administrasi Kependudukan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mendapat tiga unit Dump Truck Hino untuk sampah dan satu unit truk tinja, sedangkan DPU-KP Sleman mendapat tiga Dump Truck Mitsubishi untuk operasional.

Sembilan Kabag di Setda Slaman mendapat Toyota Avanza 1.3 Veloz, sedangkan BKAD Sleman dan Polres Sleman juga mendapat 1 Toyota Avanza 1.3 Veloz. Di samping itu Kantor Pertanahan Sleman juga mendapatkan Toyota Rush G, BKAD dan DPUPKP juga mendapatkan 1 Mitsubishi L300 Pick Up untuk operasional. Tiga uniy Suzuki APV berula Ambulance Puskesmas Keliling untuk Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo mendapatkan Suzuki APV.

Satu Truck Derek Isuzu untuk Dinas Perhubungan dan satu Truck angkutan personil Mitsubishi untuk Kodim 0732 Sleman. Selanjutnya BLP, BKAD dan Bappeda masing-masing mendapatkan Sepeda Motor Yamaha N-Max untuk operasional, sementara empat Sepeda Motor Kawasaki KLX 150 untuk operasional Setwan dan dua sepeda Motor Roda 3 untuk operasional Dinas Pertanian.

“Proses pengadaan kendaraan dinas tersebut dilakukan dengan pembelian secara elektronik di e-katalog sedangkan paket pengadaan Sepeda Motor Kawasaki KLX 150 dilakukan melalui pengadaan langsung karena belum tersedia di e-katalog,” katanya.

Sri Purnomo berharap, kendaraan tersebut dimanfaatkan untuk menunjang operasional dan kegiatan OPD. Dengan kendaraan tersebut, diharapkan pula untuk lebih meningkatkan kinerjanya. “Yang tidak kalah pentingya, jangan diganti dengan plat hitam, mestinya malah harus bangga kalau menggunakan plat merah,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman Mardiyana mengatakan, pihaknya masih belum bisa mengoperasionalkan truk derek sebelum semuanya disiapkan. “Sopirnya khusus agar saat menderek mobil tidak rusak. Selain itu, kami masih harus memikirkan lokasi mobil yang diderek agar tidak menimbulkan masalah ke depan,” katanya.

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….