Logo Pemkot Jogja
Selasa, 2 Januari 2018 16:20 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Januari Ini, Banyak Pejabat Pemkot Akan Dirotasi

Rotasi jabatan yang akan dilakukan nanti sebagian besar pergeseran

Solopos.com, JOGJA-Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi isyaratkan akan adanya rotasi jabatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Jogja pada Januari 2018. Namun, ia belum menyebut OPD mana saja yang bakal terkena rotasi.

Ia mengatakan rotasi jabatan perlu dilakukan karena saat ini banyak yang rangkap jabatan. “Perlu penataan lagi,” kata Heroe, Sabtu 30 (30/12/2017).

Heroe mengaku awalnya rencana rotasi jabatan itu akan dilakukan pada November-Desember lalu, tetapi belum bisa dilakukan karena sejumlah OPD masih disibukkan dengan laporan akhir tahun. Selain itu juga karena Pemerintah Kota Jogja juga fokus pada pengamanan liburan Natal dan Tahun Baru.

November merupakan momen enam bulan Haryadi Suyuti dan Heroe Poerwadi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja. Sesuai aturan, kepala daerah yang baru dilarang melakukan rotasi pejabatnya, kecuali setelah enam bulan dilantik. Haryadi-Heroe dilantik pada 22 Mei lalu.

Heroe mengatakan, rotasi jabatan yang akan dilakukan nanti sebagian besar pergeseran, tetapi untuk pejabat yang belum memenuhi syarat untuk menduduki jabatan lebih tinggi maka perlu lelang jabatan. “Ada pergeseran, ada juga yang harus lelang jabatan,” ujar Heroe.

Ia tidak menampik rotasi jabatan akan dilakukan dalam Januari ini. Heroe mengakui banyak pejabat sekelas kepala bidang dan kasi yang kosong karena pensiun. Selain itu juga, sejumlah jabatan kepala dinas juga masih kosong.

Sejumlah jabatan kepala dinas yang kosong dan diisi oleh pelaksana tugas (Plt) di antaranya Dinas Pariwisata, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (PMP2A), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas Pertanian dan Pangan, dan Sekretaris DPRD Kota Jogja.

Sementara itu, Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja yang membidangi Penataan Organisasi Augus Nur mengatakan, sampai saat ini belum ada informasi rotasi jabatan. Namun, pihaknya sudah mengagendakan membahas persoalan tersebut dalam pekan ini.

Pembahasan tersebut, kata dia, diperlukan untuk mengetahui berapa banyak pos jabatan yang kosong serta ketersediaan sumber daya manusia yang dimiliki Pemerintah Kota Jogja. Augusnur berharap rotasi jabatan benar-benar dilakukan sesuai dengan kompetensi atau bukan karena suka dan tidak suka.

“Rotasi jabatan muaranya harus kinerja, hasrus mengedepankan istilahnya the right men in the right place atau penempatan sesuai dengan kapasitasnya,” ujar Augus Nur.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….