Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di salah satu pasar di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jateng, Senin (1/1/2018). (Twitter-@RandySuroso) Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di salah satu pasar di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jateng, Senin (1/1/2018). (Twitter-@RandySuroso)
Selasa, 2 Januari 2018 12:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

GUBERNUR JATENG
Ganjar Pranowo Akui Dirinya Belum Kondang

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengakui dirinya belum menjadi politikus sekaligus pemimpin yang begitu kondang.

Solopos.com, KARANGANYAR – Seorang pemimpin daerah biasanya menjadi figur yang kondang dan dikenali semua masyarakat di wilayah yang ia pimpin. Hal itu tampaknya tak berlaku bagi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Ganjar mengakui dirinya belum menjadi politikus sekaligus pemimpin daerah yang kondang di tengah masyarakat. Pernyatan itu dilontarkan Ganjar melalui akun Twitternya, @ganjarpranowo, Senin (1/1/2018).

Mulanya, Ganjar menerima foto dari warganet yang menunjukkan dirinya sedang duduk di salah satu pasar di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jateng. Pada foto itu, Ganjar sebagai orang nomor wahid di Jateng itu tampak duduk sendiri tanpa ada orang yang mengerubutinya.

Foto itu kali pertama diunggah pengguna akun Twitter @RandySuroso yang menautkannya dengan akun Twitter milik Ganjar Pranowo. “Pak @ganjarpranowo jangan cuma duduk aja, beli buahnya juga dong Pak,” tulisnya pada keterangan foto.

Sontak warganet menyoroti kesendirian sang gubernur Jateng tanpa ada orang yang mengerubutinya. Netizen heran Ganjar sebagai pemimpin Jateng seakan-akan tak dikenali orang disekelilingnya pada foto tersebut. “Pesonanya belom sekelas Jokowi atau Ahok ya blom ada fans yang ngrubung,” ungkap pengguna akun Twitter @joretni.

“Belum sampe di balik pagar dan dikerubungi orang,” tulis pengguna akun Twitter @M_Al_fatih24.

Menanggapi komentar netizen itu, Ganjar membenarkan dirinya belum menjadi pemimpin yang memiliki pesona seperti Jokowi atau Ahok seperti yang disebutkan netizen. Ganjar juga membenarkan dirinya tak dikerubuti banyak orang. “Betul. Sepi ya. he he,” tulis politikus PDI Perjuangan itu.

Terlepas dari pesonanya, Ganjar juga ramai mendapatkan pujian dari warganet berkat foto tersebut. Mereka menilai Ganjar adalah pemimpin yang merakyat lantaran mau mengunjungi pasar tradisonal dan bahkan duduk-duduk di tengah ramainya pasar. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….