Fenomena Trilogi Supermoon. (Twitter-@infoBMKG) Fenomena Trilogi Supermoon. (Twitter-@infoBMKG)
Selasa, 2 Januari 2018 08:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

FENOMENA ALAM
Trilogi Supermoon, Jateng Wajib Waspadai Rob!

Fenomena alam berupa supermoon bisa berdampak rob di wilayah pesisir Jateng.

Solopos.com, SEMARANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan akan terjadi fenomena alam berupa supermoon atau penampakan bulan besar antara 30 Januari dan 31 Januari 2018 mendatang. Dampak fenomena alam tersebut bisa berakibat rob atau banjir yang diakibatkan limpasan air laut ke daratan di wilayah pesisir Jawa Tengah (Jateng).

Hal itu diungkapkan Humas BMKG Jateng melalui akun Twitter @bmkg_semarang, Senin (1/1/2018). “Fenomena Trilogi Supermoon, Waspada Rob di Awal Tahun 2018,” tulis pengelola akun Twitter milik BMKG Jateng.  Masyarakat diminta mewaspadai banjir rob di wilayah Jateng antara 1 Januari hingga 4 Januari 2018 serta pada 29 Januari sampai 2 Februari 2018.

Banjir rob itu disebabkan posisi bulan yang dekat dengan bumi dan menjadikan bulan tampak lebih besar. Akibat dekatnya bulan dengan bumi, maka air laut akan pasang dan dikhawatirkan merendam daratan di kawasan pesisir.

Sementara itu, dikutip dari laman resmi milik BMKG, fenomena alam itu disebut Trilogi Supermoon karena supermoon terjadi tiga kali dalam kurun waktu kurang dari sebulan. Fenomena alam tersebut sudah terjadi pada 3 Desember 2017 dan 1 Januari 2018.

Supermoon ketiga dalam waktu kurang dari sebulan itu diperkirakan akan tampak pada 30 Januari atau 31 Januari 2018. Fenomena alam tersebut dapat dilihat dari wilayah Indonesia pada pukul 20.26 WIB dan diperkirakan dapat terlihat selama 16 menit.

BMKG mengungkapakan bulan akan tampak 14 persen lebih besar dibanding biasanya pada saat supermoon itu terjadi. Fenomena alam tersebut juga akan membuat bulan seakan-akan bersinar 30 persen lebih terang dari biasanya. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….