Bus Limbersa asal Palembang yang masuk ke jurang di Dusun Lanteng, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Selasa (2/1/2018). (Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja) Bus Limbersa asal Palembang yang masuk ke jurang di Dusun Lanteng, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Selasa (2/1/2018). (Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 2 Januari 2018 23:40 WIB Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Begini Kronologi Bus Nahas Masuk Jurang Sedalam 20 Meter di Bantul

Sopir diduga tidak hafal medan jalan.

Solopos.com, BANTUL–Bus Limbersa asal Palembang terjun ke jurang sedalam 20 meter di Dusun Lanteng, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Selasa (2/1/2018) siang.Sejumlah hal menyebabkan bus yang berisi 30 penumpang itu mengalami kecelakaan.

Ditemui di lokasi kejadian, Kasat Lantas Polres Bantul, AKP Imam Buchori menjelaskan dari keterangan warga dan penumpang bus warna coklat itu pulang dari berwisata ke Pantai Baron, Gunungkidul.

Kondisi jalan yang curam dan sopir yang tidak hafal medan diduga menjadi penyebab kecelakaan bus berpenumpang 30 orang tersebut. Sebagian besar penumpang luka ringan dan dilarikan ke Puskesmas Imogiri 1 dan sebagian lagi ke RS Nur Hidayah. “Sementara ini kami masih dalami karena kami temukan bekas pengereman di jalan,” kata Imam Bukhori, Selasa (2/1/2018).

Baca juga : Bus Mengangkut 30 Penumpang Terjun ke Jurang Sedalam 20 Meter

Sementara itu, salah satu penumpang, Muklis mengatakan sebelum bus tersebut melewati turunan tajam, posisi persneleng berada pada gigi dua dan hendak pindah ke gigi satu namun gagal. Upaya pengereman yang dilakukan tidak berhasil dan bus tetap melaju dan terjun ke jurang.

Saksi yang ditemui di tempat kejadian, Reben alias Jarwo Utomo, 60, menuturkan ia sempat kaget dan meloncat saat bus bernomor polisi BG 7350 T bernumpang 30 orang tersebut tiba-tiba terjun dari jalan raya di atas lahan pertanian yang tengah digarapnya. Menurutnya insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

Kala itu, ia melihat bus datang dari arah timur yakni Gunungkidul dan melewati turunan curam menikung yang berada di atas tebing tidak jauh dari areal pertanian miliknya. Laju bus cukup kencang, bus pun menabrak pembatas jalan dan langsung terjun ke jurang.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun, puluhan penumpang bus mengalami luka ringan hingga luka berat. Hingga Selasa petang sebagian besar penumpang yang luka ringan sudah dijemput oleh pihak Perusahaan Otobus (PO). Sebagian masih dirawat di RS.

Lowongan pekerjaan
PT. MIC Abadi Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pelayanan Medis Olahraga

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (18/10/2017). Esai ini karya Rumi Iqbal Doewes, dosen di Program Studi Kepelatihan Olahraga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah king.doewes@staff.uns.ac.id. Solopos.com, SOLO–Pencinta sepak bola Indonesia pantas berduka….