Tsania Marwa bersama KPAI. (Istimewa/Instagram) Tsania Marwa bersama KPAI. (Istimewa/Instagram)
Selasa, 2 Januari 2018 14:10 WIB JIBI/Solopos.com/Okezone Issue Share :

Atalarik Syah Bantah Tak Izinkan Tsania Marwa Bertemu Anak

Pria 44 tahun ini pun merasa tidak pernah membuat pernyataan soal larangan bermain dengan anak mereka.

Solopos.com, JAKARTA – Aktris peran Tsania Marwa masih terus memperjuangkan haknya berjumpa dengan sang buah hati, Syarif Muhammad Fajri dan Aisyah Shabira yang kini berada dalam asuhan Atalarik Syah. Menurut Tsania, sang mantan suami selalu menghalangi langkahnya bertegur sapa dengan si kecil.

Tak mau disebut demikian, pria yang akrab disapa Arik itu pun buka suara. Ia menuding bahwa perkataan Tsania tersebut bohong. Menurutnya, pemain Putri Yang Ditukar itu sengaja menggiring opini yang salah.

Pasalnya, sejauh ini Arik selalu mempersilahkan jika mantan istrinya itu ingin bertemu sang buah hati. “Informasi dari mana saya tidak mengizinkan dia melihat anak? Karena itu (fakta) yang dikaburkan dari pihak dia [Tsania] dan keluarga besarnya,” katanya dalam tayangan Go Spot, Senin 1 Januari 2018.

Pria 44 tahun ini pun merasa tidak pernah membuat pernyataan soal larangan bermain dengan anak mereka. Berdasarkan keputusan Majelis Hakim di persidangan cerai beberapa waktu lalu, Tsania berhak ikut andil merawat Syarif dan Aisyah bersama Arik. “Jadi saya tidak pernah bikin statement tidak mengizinkan segala macam,” tegas Arik.

Sementara itu, pemain Elif Indonesia ini meminta supaya permasalahannya dengan Tsania tidak terus menjadi bahan konsumsi publik. Baginya, itu adalah hal pribadi yang tak perlu terlalu diumbar. “Banyak hal yang harus diklarifikasi dan luruskan. Tapi bagi kami ini masalah rumah tangga yang bersifat privasi,” imbuhnya.

Kendati Arik sudah mengatakan hal tersebut, Tsania sendiri tieak merasa demikian. Justru ia tengah bersiap menempuh jalur hukum untuk mendapatkan haknya sebagai ibu bagi kedua anaknya dalam waktu dekat.

Hal tersebut akan dilakukan jika Arik kembali mangkir terhadap panggilan kedua yang dilayangkan oleh Komnas Perlidungan Anak yang mempertanyakan soal larangan tersebut.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….