Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah (Jateng) Frans Kongi (JIBI/Solopos/Antara/Aris Wasita Widiastuti) Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah (Jateng) Frans Kongi (JIBI/Solopos/Antara/Aris Wasita Widiastuti)
Selasa, 2 Januari 2018 02:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Apindo Jateng Pandang Optimistis Perekonomian 2018, Ini Sebabnya…

Apindo Jateng memandang optimistis prospek perekonomian di tahun baru 2018 ini.

Solopos.com, SOLO — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah (Jateng) optimistis dengan kondisi perekonomian pada tahun baru 2018 ini. Pandangan penuh optimisme itu muncul seiring berbagai kebijakan proinvestasi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Saat ini perizinan sudah sangat bagus dan prosesnya juga cepat. Pemerintah komitmen memberikan kemudahan untuk pertumbuhan industri,” kata Ketua Apindo Jateng Frans Kongi di Solo, Jateng, Minggu Senin (1/1/2018).

Ia mengatakan, saat ini, beberapa daerah di Jatengmulai menghapus beberapa jenis izin yang menghambat investasi, di antaranya izin lingkungan, pajak daerah, dan izin alat berat. “Penghapusan pajak yang bersifat memberatkan ini sangat membantu pertumbuhan sektor investasi di Jawa Tengah. Jadi kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah provinsi tersebut,” katanya.

Mengenai tahun politik di 2018, pihaknya tidak terlalu mengkhawatirkan mengingat kondisi di Jawa Tengah jauh lebih kondusif dibandingkan beberapa provinsi lain seperti DKI Jakarta. “Lebih jauh kami berharap pemerintahan terpilih, siapapun itu bisa terus mengembangkan industri di Jawa Tengah, salah satunya membuka akses pasar baru untuk produk ekspor,” katanya.

Ia menilai dengan dibukanya pasar ekspor baru maka akan memberikan dampak positif terutama untuk kenaikan volume produksi industri di Jawa Tengah. Menurut dia, pasar baru ini penting mengingat beberapa negara yang selama ini menjadi pasar tradisional produk ekspor Jateng, pada tahun 2017 lalu kondisi ekonominya tidak terlalu baik.

“Selama tahun 2017 permintaan agak lesu karena kondisi perekonomian di negara-negara tersebut juga tidak terlalu baik. Harapannya di tahun ini kondisi bisa lebih baik,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan pekerjaan
PT. MIC Abadi Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pelayanan Medis Olahraga

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (18/10/2017). Esai ini karya Rumi Iqbal Doewes, dosen di Program Studi Kepelatihan Olahraga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah king.doewes@staff.uns.ac.id. Solopos.com, SOLO–Pencinta sepak bola Indonesia pantas berduka….