Salah satu kegiatan Charity Trip Open Trip bersama anak-anak di Ngemplak, Sinduadi, Mlati, Sabtu (30/12/2017). (Harian Jogja/Abdul Hamid Razak) Salah satu kegiatan Charity Trip Open Trip bersama anak-anak di Ngemplak, Sinduadi, Mlati, Sabtu (30/12/2017). (Harian Jogja/Abdul Hamid Razak)
Senin, 1 Januari 2018 18:20 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Traveler Open Trip Gelar Bakti Sosial di Ngemplak

Melalui program SIAGA Natal dan Tahun baru mereka melakukan bakti sosial donasi buku

Solopos.com, SLEMAN-Mengisi liburan akhir tahun, Open Trip aplikasi marketplace yang menawarkan pengalaman wisata (trip) dan traveler pencari pengalaman wisata (paket trip), menggelar event Charity Trip di Jogja.

Event Charity Trip Open Trip diikuti Harival Zayuka travelling influencer dan 24 traveler lainnya. Mereka bekerja sama dengan Komunitas Jendela Jogja. Melalui program SIAGA Natal dan Tahun baru mereka melakukan bakti sosial donasi buku dan belajar bersama anak-anak di Ngemplak, Sinduadi, Mlati, sekaligus berwisata ke berbagai destinasi indah yang mengesankan di DIY.

“Event Charity Trip Open Trip ini dilakukan sebagai bentuk persembahan Telkom Group dan juga Open Trip di bidang pendidikan dan pariwisata Indonesia,” kata David Cuh Sihotang, Founder dan Chief Executive Officer Open Trip, Sabtu (30/12/2017)

Melalui event ini, pihaknya ingin memberikan pengalaman berwisata yang lebih berkesan kepada traveler yang ingin berbagi kebaikan dengan anak-anak di daerah Ngemplak. “Aku sangat beruntung banget bisa memiliki kesempatan terjun langsung untuk berbagi cerita, pengalaman, dan belajar bersama teman-teman kecil di Ngemplak,” ujar Harival Zayuka, traveling influencer menceritakan keseruan berwisata seraya berbagi dalam event Charity Trip Open Trip.

Ia dari dulu sudah fokus kegiatan donasi buku dan berbagi pengalaman seperti ini di beberapa daerah. Namun, ini baru pertama kalinya ia lakukan di Jogja. “It was fun! Anak-anaknya pun seru, dan sudah terbuka untuk berbagi sama kami. Mereka juga kreatif, ini terbukti dengan kerajinan tangan yang mereka bikin dari barang-barang bekas,” katanya.

Lebih lanjut Harival berharap dapat mengikuti event serupa di waktu mendatang. Selepas kegiatan charity, peserta diajak untuk menguji adrenalin di atas mobil off-road sambil menikmati serunya trek Merapi Lava Tour. Peserta dibagi dalam enam mobil yang berbeda dan mengarungi jalanan berbatu untuk mencapai berbagai spot dalam Merapi Lava Tour tersebut.

“Aplikasi Open Trip ini cukup baik dan ke depannya harus lebih dimaksimalkan saja,” ujar Ibrahim, salah seorang traveler yang tengah kuliah di Jakarta itu.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….