Masyarakat menyaksikan pesta kembang api yang mewarnai langit Kota Madiun, Senin (1/1/2018). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Masyarakat menyaksikan pesta kembang api yang mewarnai langit Kota Madiun, Senin (1/1/2018). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Senin, 1 Januari 2018 07:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

Pesta Kembang Api Sambut Tahun 2018 di Kota Madiun

Tahun baru 2018 di Kota Madiun diwarnai pesta kembang api berdurasi 15 menit.

Solopos.com, MADIUN — Perhelatan menyambut Tahun Baru 2018 di Kota Madiun berlangsung meriah dengan pesta kembang api, Minggu (31/12/2017) malam hingga Senin (1/1/2018). Durasi pesta kembang api sekitar 15 menit di pusat kegiatan Pesta Rakyat di Alun-alun setempat.

Sebelum pergantian tahun, sejumlah penyanyi menghibur ribuan warga yang berkumpul di Alun-alun Kota Madiun. Kemudian setelah waktu menunjukkan pukul 00.00 WIB, berbagai kembang api mulai menyala dan menghiasi langit Kota Gadis.

Dalam tempo sekitar 15 menit, kembang api dengan berbagai tipe diterbangkan dan meledak dengan beragam warna. Pesta kembang api itu pun menyedot perhatian ribuan warga yang saat itu berada di lokasi.

Sejumlah warga terlihat mengeluarkan smartphone dan kemudian memfoto maupun merekam pesta kembang api yang cukup menghibur itu. Awalnya kembang api itu dengan skala kecil kemudian lama kelamaan kembang api dengan atraksi yang beragam dan membuat seperti bunga yang besar.

Mata pengunjung juga seperti terhipnotis dengan pesta kembang api itu. Mereka terus melihat langit yang dihiasi dengan beragam kembang api.

Salah satu warga, Witasari, mengatakan pesta kembang api ini sangat bagus dan yang paling ditunggu-tunggu. Apalagi durasinya cukup lama, sehingga dirinya mengaku puas jauh-jauh dari rumah untuk melihat pesta kembang api di malam tahun baru.

“Kembang apinya kan besar-besar dan lama. Jadi kelihatan bagus,” kata warga Taman, Kota Madiun ini.

Dia berharap pesta kembang api di malam pergantian tahun bisa terus diselenggarakan di Kota Madiun. Menurut dia, pesta kembang api ini merupakan salah satu hiburan bagi masyarakat di malam pergantian tahun yang murah dan meriah.

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….