Anak-anak dibawah umur mendorong motornya dari perempatan Panggung menuju Polsek Jebres di Jl. Kol. Sutarto, Jebres, Solo, Senin (1/1/2018) dini hari, seusai diamankan pada penertiban petugas gabungan Polisi dan TNi. (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Senin, 1 Januari 2018 14:30 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Solo Share :

Nekat Konvoi di Samping Mapolresta Solo, Belasan Pemuda Diamankan

Usai perayaan pergantian tahun, belasan anak muda menggunakan sepeda motor Yamaha RX King menggelar konvoi dengan ngeber-ngeber knalpot.

Solopos.com, SOLO – Petugas gabungan Polresta Solo yang betugas mangamankan pergantian tahun menangkap belasan pemuda yang kedapatan konvoi di samping Mapolresta Solo, Jl. K.S.Tubun, Senin (1/1/2018). Polisi mengamankan sepeda motor tersebut dan langsung memberikan pembinaan terhadap pemuda itu.

Pantauan Solopos.com, usai perayaan pergantian tahun belasan anak muda menggunakan sepeda motor Yamaha RX King menggelar konvoi dengan mengambil rute Jl. K.S.Tubun menuju ke Jl. Adisucipto dengan ngeber-ngeber knalpot. Anggota Brimob bersenjata lengkap langsung menghadang mereka untuk digiring masuk ke dalam Mapolresta Solo.

Kasatreskrim Polresta Solo Kompol Agus Puryadi mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo, mengatakan sebanyak 13 orang pemuda diamankan di Mapolresta Solo karena kedapatan konvoi saat pergantian tahun. Tindakan mereka dinilai mengganggu warga yang sedang beristirahat tidur malam.

“Kami langsung menyita kendaraan yang mereka gunakan untuk dicek kelengkapan surat-suratnya. Mereka diletahui tidak menggunakan helm sama sekali dan ada yang tidak punya SIM [Surat Izin Mengemudi],” kata dia.

Agus mengatakan polisi juga mengecek mereka apakah dalam kondisi mabuk atau tidak. Kalau kedapatan mabuk akan dijerat tindak pidana ringan (tipiring). Satuan Lalu Lintas (Satlantas) akan memberikan surat tilang kepada penggendara yang kedapatan melanggar lalu lintas (lalin).

Kapolsek Jebres Kompol Juliana, mengatakan Polsek Jebres juga mengamankan puluhan sepeda motor yang kedapatan konvoi, tidak bawa surat-surat kendaraan dan tidak memakai helm. Petugas masih melakukan pendataan sampai sekarang untuk mencari tahu apakah ada penggendara yang sedang kondisi mabuk.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….