Arus lalu lintas dari Karanganyar-Tawangmangu maupun sebaliknya padat, Senin (20/7/2015). Jalan masih dipadati kendaraan dari luar kota, seperti dari Jakarta, Bandung, dan lain-lain. (Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos) Arus lalu lintas dari Karanganyar-Tawangmangu maupun sebaliknya padat, Senin (20/7/2015). Jalan masih dipadati kendaraan dari luar kota, seperti dari Jakarta, Bandung, dan lain-lain. (Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos)
Senin, 1 Januari 2018 09:30 WIB Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

LALU LINTAS KARANGANYAR
Tawangmangu Padat

Lalu lintas Karanganyar di Tawangmangu macet.

Solopos.com, KARANGANYAR–Arus lalu lintas menuju Tawangmangu dan di sejumlah area publik padat. Pantauan Solopos.com, arus lalu lintas dari Karanganyar ke Karangpandan ramai lancar.

Demikian juga sebaliknya dari Karangpandan ke Karanganyar. Tetapi, informasi yang dihimpun Espos dari sejumlah pihak menyebutkan arus lalu lintas dari Karangpandan menuju Tawangmangu padat merayap.

Salah satu warga Jaten, Iwan, 54, menuturkan hendak menuju Tawangmangu untuk menghabiskan malam pergantian tahun bersama istri. Tetapi, dia terjebak macet di Somokado. Kapolsek Tawangmangu, AKP Riyanto, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, menyampaikan arus lalu lintas di Tawangmangu padat pada siang hari tetapi mulai lancar pada sore. Kendaraan dapat melaju dengan kecepatan 20 km/jam.

“Malam ini sudah padat merayap. Sama besok siang hingga sore karena pengunjung yang menginap di Tawangmangu mulai pulang. Kami terjunkan 300 personel dari TNI/Polri, ormas, dan sukarelawan membantu mengatur arus lalu lintas dan mengantisipasi kejadian,” kata Riyanto saat dihubungi Solopos.com, Minggu (31/12/2017).

Ratusan personel berjaga mulai dari sekitar Ponpes Isy Karima hingga Cemoro Sewu. Tugas mereka membantu pengaturan arus lalu lintas, mengurai kemacetan, membantu penyeberangan pejalan kaki, dan menjaga keamanan warga yang merayakan malam pergantian tahun. Riyanto mengingatkan pengendara mobil dan motor menggunakan gigi persneling satu dan dua saat menuju Tawangmangu.

“Antisipasi terbakar kampas kopling. Beberapa pengendara sudah mengalami itu. Kami alihkan jalur dari bawah [Karanganyar] ke atas [Tawangmangu] melalui Matesih sebaliknya dari atas ke bawah lewat Karangpandan. Kendaraan dari bawah yang terlanjur lewat Karangpandan akan diarahkan dari Somokado ke jalur lama tembus pertigaan cicoa,” tutur dia.

Pentas Reog

Warga Tawangmangu menyiapkan pentas Reog di lapangan Bener, pengajian akbar di Sekuwung, pesta kembang api di sejumlah hotel di Tawangmangu, dan organ tunggal di Sekipan.

Sementara itu, Kapolsek Ngargoyoso, AKP Apin Sunu, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, menuturkan arus lalu lintas di Ngargoyoso ramai lancar. Wilayah Ngargoyoso padat karena pengunjung ingin wisata kuliner dan menikmati suasana di kebun teh.

Dia mengaku sudah menyosialisasikan kepada pengelola rumah makan perihal parkir kendaraan di tepi jalan. “Kami dibantu sukarelawan dan ormas. Kalau soal parkir itu sudah diimbau dua hari lalu, kami pasang rambu-rambu petunjuk dan membuat pengalihan arus. Dari bawah dilewatkan depan rumah makan Bu Ning satu jalur. Dari atas kami arahkan lewat kampung karet. Itu untuk mobil,” ujar dia.

Seniman “Senapan” Karangpandan dan organisasi masyarakat Putra Daerah menyiapkan acara Gebyar Dhang Dhut Malam Tahun Baru 2018 di Terminal Karangpandan. Acara itu memberikan kesempatan kepada seniman untuk menunjukkan kebolehan di hadapan masyarakat. Setiap desa mendapatkan kesempatan menampilkan seni pertunjukan.

“Tujuan kegiatan ini memberikan hiburan gratis kepada masyarakat dari berbagai penjuru sembari menyambut tahun baru 2018 bersama sama,” kata Koordinator Putra Daerah, Dua Malam Sehari, dan Koordinator Kelompok Seni Senapan, Ndandun, melalui siaran pers yang diterima Espos, Minggu.

Warga memadati Alun-Alun Kabupaten Karanganyar dan sekitarnya. Mereka menunggu pesta kembang api yang akan dilaksanakan di Alun-Alun saat malam pergantian tahun. Pedagang Kaki Lima (PKL) menggelar lapak di luar trotoar yang mengelilingi Alun-Alun. Warga Karanganyar menyumbangkan kembang api kepada Pemkab Karanganyar untuk memeriahkan malam pergantian tahun.

Selain itu, Forkopimda Karanganyar mengikuti pengajian akbar menyambut pergantian tahun di Masjid Agung Karanganyar. Sementara itu, Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, bersama Dandim 0727/Karanganyar, Letkol (Inf) Muhammad Ibrahim Mukhtar Maksum, melakukan patroli menggunakan sepeda motor. Henik menyampaikan kepada anggota bahwa fokus pengamanan pada malam pergantian tahun adalah pengawalan kegiatan masyarakat.

“Perlu pengawalan dan waspada. Ancaman kejahatan selalu ada. Laksanakan pengamanan secara ikhlas,” tutur Kapolres saat memberikan sambutan pada apel pasukan di Mapolres Karanganyar.

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….