Ilustrasi korban kecelakaan. (active.com) Ilustrasi korban kecelakaan. (active.com)
Senin, 1 Januari 2018 09:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarang Semarang Share :

Lakalantas di Jateng Telan 3.656 Korban Jiwa

Kecelakaan di Jawa Tengah (Jateng) sepanjang 2017 menelan korban jiwa mencapai 3.656 orang.

Solopos.com, SEMARANG – Sebanyak 15.997 orang menjadi korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang terjadi di Jawa Tengah (Jateng) sepanjang tahun 2017. Dari korban sebanyak itu, 3.656 orang di antaranya meninggal dunia.

Hal itu diungkapkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jateng, Irjen Pol. Condro Kirono, pada acara Refleksi Akhir Tahun 2017 di Gedung Borobudur, kompleks Mapolda Jateng, Jl. Pahlawan No. 1, Semarang, Jumat (29/12/2017).

Kapolda menyebutkan baik jumlah korban maupun lakalantas yang terjadi sepanjang 2017 itu mengalami penurunan jika dibandingkan kejadian yang sama pada tahun 2016. Pada tahun 2016, lakalantas yang terjadi di Jateng terbilang cukup banyak mencapai 18.111 kasus dengan jumlah korban mencapai 25.805 orang di mana 4.048 orang di antaranya meninggal dunia.

“Jadi memang ada semacam tren penurunan terjadinya kecelakaan lalu lintas di Jateng, sekitar 24,9%. Ini yang harus kita tingkatkan, terutama agar masyarakat sadar tertib berlalu lintas untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan,” tutur Condro.

Condro menyebutkan dari sekian banyak kasus lakalantas yang terjadi di Jateng sepanjang 2017, peristiwa yang paling menonjol adalah kecelakaan yang melibatkan bus PO Sularis Jaya di Dusun Banaran, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, 2 Februari lalu.

Bus yang membawa rombongan siswa SDN Jimbaran Wetan, Sidorajo, Jawa Timur (Jatim) itu mengalami kecelakaan tercebur ke jurang sedalam 10 meter. “Akibat kecelakaan di Karanganyar itu, tujuh korban meninggal dunia,” beber Condro.

[Baca juga Minibus Terjun ke Jurang Tawangmangu, 6 Penumpang Tewas]

Selain di Karanganyar, kecelakaan maut di Jateng sepanjang 2017 juga terjadi di Kabupaten Batang, 12 Juli lalu. Saat itu, truk tronton berpelat nomor BE 9925 CM mengalami kecelakaan karambol di Jalan Raya Dusun Plelen, Kecamatan Gringsing. Akibat kecelakaan itu, empat orang dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, dari laporan yang dibacakan Kapolda Jateng tersebut selama 2017 ada 15.997 kecelakaan, dengan korban mencapai 22.659 orang. Dari korban sebanyak itu, 3.656 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia, 133 orang mengalami luka berat, dan 18.870 korban mengalami luka ringan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….