Sejumlah wartawan melihat prosesi ijab qobul anak Mensesneg Pratikno melalui LCD TV saat acara berlangsung di Jogja Expo Center, Jumat (29/12/2017). (Gigih M Hanafi/JIBI/Harian Jogja) Sejumlah wartawan melihat prosesi ijab qobul anak Mensesneg Pratikno melalui LCD TV saat acara berlangsung di Jogja Expo Center, Jumat (29/12/2017). (Gigih M Hanafi/JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 29 Desember 2017 17:55 WIB I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Bikin Baper, Sultan Bacakan Puisi Kahlil Gibran Saat Pernikahan Putri Pratikno

Putri Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Anisa Firdia Hanum secara resmi telah mengikarkan janji sehidup semati sebagai sepasang suami istri dengan Rino Febrian

Solopos.com, JOGJA–Putri Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Anisa Firdia Hanum secara resmi telah mengikarkan janji sehidup semati sebagai sepasang suami istri dengan Rino Febrian, Jumat (29/12/2017).

Dalam pesta pernikahan yang bertabur pejabat negara itu, Gubernur DIY Sri Sultan HB X sempat membacakan puisi karya Kahlil Gibran bagi kedua mempelai.

Prosesi akad nikah putri sulung mantan Rektor Universitas Gadjah Mada itu berlangsung di Gedung Jogja Expo Center (JEC) dengan nuansa adat Jawa. Mahar pernikahan berupa seperangkat alat salat dan uang sebesar Rp291.217.

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan Mantan Wakil Presiden (2009-2014) Boediono bertindak sebagai saksi. Sedangkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam kesempatan tersebut memberikan khotbah pernikahan. Untuk doa nikah dibawakan oleh Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

Selain itu hadir juga Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo dan tokoh-tokoh lainnya.

Sri Sultan HB X, yang mewakili kedua keluarga mempelai, dalam sambutannya menyatakan, pernikahan sejatinya merupakan siklus kehidupan manusia yang sakral dan teramat penting.

Dalam budaya Jawa, lanjutnya, pernikahan adalah wujud dari dorongan manusia dengan tujuan ngudi tuwuh guna mendapatkan keturunan yang baik, saleh, berbudi luhur, cerdas dan sehat. Singkatnya untuk membangun dan membina keluarga Sakinah, Mawadah, Wa-rahmah seusai aqidah Islam.

Tak lupa, Sri Sultan juga memberikan pesan kepada sepasang mempelai dengan membacakan sebait puisi karya Kahlil Gibran yang berbicara tentang pernikahan.
Berikut adalah penggalan puisi yang dibacakan oleh Sang Raja:

Berpasangan engkau telah diciptakan
Dan selamanya engkau akan berpasangan
Bersamalah engkau tatkala Sang Maut merenggut umurmu
Ya, bahkan bersama pula kalian, dalam ingatan sunyi Tuhan
Namun biarkan ada ruang antara kebersamaan itu
Tempat angin surga menari-nari di antaramu.

“Maka untuk itu, marilah kita ikut mendoakan semoga Allah SWT berkenan melimpahkan kebahagian dan kerukunan bagi mempelai berdua dalam membangun hidup baru. Semoga pula pasangan ini mampu mengatasi segala cobaan, godaan dan rintangan hidup,” ucapnya.

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…