Kapolda DIY, Brigjen (Pol), Ahmad Dofiri melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan Sembako, di Pasar Niten, Tirtonirmolo, Kasihan, Rabu (20/12/2017). (Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo) Kapolda DIY, Brigjen (Pol), Ahmad Dofiri melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan Sembako, di Pasar Niten, Tirtonirmolo, Kasihan, Rabu (20/12/2017). (Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo)
Rabu, 20 Desember 2017 19:20 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

BPOM Sebut Penggunaan Bahan Makanan Berbahaya sudah Banyak Berkurang

Polda DIY melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan Sembako, di Pasar Niten, Tirtonirmolo, Kasihan, Rabu (20/12/2017)
Solopos.com, BANTUL- Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), DIY, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, sudah ada penurunan terkait dengan pelaksanaan pasar aman.

“Kita melakukan bimbingan teknis [bimtek] keamanan pangan, produk-produk cirinya yang berbahaya pada lurah pasar dan timnya dulu yang membantu mengawasi produk-produk yang dijual,” ujarnya, di sela mendampingi Polda DIY melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan Sembako, di Pasar Niten, Tirtonirmolo, Kasihan, Rabu (20/12/2017).

Saat ini sendiri telah terjadi penurunan penggunaan bahan berbahaya pada pangan. Efek jera yang diberikan oleh dinas terkait pada pedagang menurutnya menekan angka pelanggaran penggunaan bahan berbahaya itu.

“Kalau hanya diimbau terus sepertinya tidak pengaruh. Mereka maunya nyari untung gak mikir kesehatan. Ini hukumannya ada polanya, pembinaan, administrasi, dan ada penegak hukum, nah penegakan hukum bukan ke pengecer, tetapi kalau udah tahu dan mendapat pembinaan juga akan ada penegakan hukum,” ujarnya.

Terkait kenaikan harga cabai dibenarkan oleh Kepala seksi saranan dan prasarana distribusi perdagangan, dinas perdagangan, Bantul, Besari Setyowati, karena pengaruh musim.

“Cabai didatangkan dari Magelang, karena kemarin meang pengaruh musim juga, dari Rp22.000/kg menjadi Rp35.000/kg,” ujarnya.

Menurutnya jika cuaca baik tidak hujan terlalu sering akan kembali stabil di akhir tahun ini. Untuk komoditas yang musiman menurutnya memang sulit untuk dikendalikan harganya.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…